Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wahana Tanpa Awak Jepang Berhasil Mendarat di Bulan

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 16:24 WIB | Oleh:
Wahana Tanpa Awak Jepang Berhasil  Mendarat di Bulan Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi wahana SLIM Jepang mendarat di bulan. Karena alasan yang belum sepenuhnya dipahami, sel surya pada pesawat tersebut telah berhenti menghasilkan listrik.

TOKYO - Wahana tanpa awak milik Badan Penjelajah Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) pada Minggu (21/1) dilaporkan telah berhasil mendarat di Bulan, namun misi yang membuat Jepang menjadi yang kelima menempatkan misi di bulan itu, diperkirakan aman hanya berlangsung beberapa jam karena mengalami nasalah pada sistem tenaga surya.

Dikutip dari Space, Pendarat Cerdas untuk Investigasi Bulan atau Smart Lander for Investigating Moon (Slim), mendarat dengan lembut di permukaan bulan dekat kawah khatulistiwa.

"Pertama dan terpenting, pendaratan berhasil," Yamakawa Hiroshi, Presiden JAXA, mengatakan pada konferensi pers pasca pendaratan.

"Ke depannya, kita harus bisa mengakses permukaan bulan. Saya percaya ada jalan yang terbuka untuk itu sekarang," tambahnya.

Namun, kini para insinyur JAXA harus berjuang untuk menyelamatkan misi tersebut. Karena alasan yang belum sepenuhnya dipahami, sel surya pada pesawat tersebut telah berhenti menghasilkan listrik.

Hal ini membuat Slim benar-benar bergantung pada sisa tenaga pada baterai tersebut yang pada akhirnya akan habis. Ketika itu terjadi, wahana itu akan terdiam dan tidak dapat menerima perintah dan berkomunikasi dengan Bumi.

Para insinyur disebut telah mematikan sistem pemanas dan mengirin gambar-gambar dari pesawat tersebut. Mereka juga mengambil data yang akan memberi tahu mereka seberapa baik perangkat lunak pendaratan bekerja.

Pejabat Jaxa mengatakan, tidak akan langsung menyerah jika Slim tetap diam. Ada kemungkinan sel surya entah bagaimana menjadi berorientasi sedemikian rupa sehingga menghalangi mereka untuk melihat Matahari.

"Ketika sudut cahaya berubah di Bulan, Slim mungkin bisa hidup kembali," kata para pejabat.


Ketika ditanya pada konferensi pers apakah Jepang bisa mengklaim soft landing (pendaratan halus), wakil presiden Jaxa, Hitoshi Kuninaka, mengatakan hal itu bisa dilakukan.

"Jika penurunan bertenaga listrik tidak berhasil, maka akan terjadi tabrakan dengan permukaan dengan kecepatan sangat tinggi dan fungsi pesawat ruang angkasa akan hilang sama sekali," katanya kepada wartawan.

"Tetapi mereka masih mengirimkan data dengan baik kepada kami, yang berarti tujuan awal kami untuk melakukan soft landing berhasil."

Slim membawa dua penjelajah kecil dan telemetri menunjukkan bahwa ia berhasil mengeluarkannya sesuai rencana.

Wahana yang membawa kamera infra merah itu akan menghabiskan dua minggu berikutnya untuk mempelajari geologi lokal. Sejauh mana penyelidikan ini dapat dicapai dalam waktu yang tersedia masih belum pasti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.