Membanggakan Keren, UI Kukuhkan 93 Guru Besar Selama Tahun 2023

Minggu, 21 Jan 2024, 02:30 WIB

Depok - Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan sebanyak 93 guru besar dengan topik terbanyak mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan selama tahun 2023.

Mereka menambah panjang deretan guru besar aktif di UI, yakni menjadi 432 orang. Guru besar memainkan peran sentral dalam mewujudkan komitmen UI, terutama dalam mencapai SDGs yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Rektor UI Prof Ari Kuncoro PhD, di Depok, Sabtu, mengatakan pengukuhan ini mencerminkan tekad UI dalam melahirkan pemikir bangsa yang tidak hanya dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menangani permasalahan global dan pembangunan yang berkelanjutan.

"Dengan bertambahnya guru besar UI, kami berharap kontribusi UI juga makin berdampak bagi masyarakat dan negara, memperkuat peran UI sebagai lembaga pendidikan unggul, dan memberikan manfaat positif bagi kepentingan publik," katanya.

Pada tahun 2023, hampir seluruh hasil penelitian para guru besar itu berusaha menjawab tantangan global dan bertujuan membangun dunia yang berkelanjutan dari segi lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan pada tahun-tahun mendatang.

Salah seorang di antaranya adalah Prof Dr Imansyah Ibnu Hakimdari bidang Ilmu Teknik Konservasi Energi Termal Fakultas Teknik (FT), yang memberikan orasi ilmiah berjudul "Mindset of Energy Conservation: Konservasi Energi Termal Menuju Masa Depan Berkelanjutan".

Guru Besar yang dikukuhkan pada 30 Agustus 2023 tersebut mensosialisasikan pentingnya konservasi energi, sehingga dapat berkontribusi dalam mencapai salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, yaitu energi bersih dan terjangkau serta penanganan perubahan iklim.

Selain itu, ada Prof Dr drMardiastuti dari Fakultas Kedokteran (FK) meneliti tentang penerapan pendekatan Problem-Based Learning sebagai upaya pencapaian SDGs.

Dalam pidato pengukuhannya, ia mengatakan bahwa sektor kesehatan memiliki peran penting dalam upaya pencapaian SDGs, terutama SDG 3 yang menjamin hidup sehat dan memajukan wellbeing bagi seluruh manusia.

Menurut profesor dari bidang Ilmu Mikrobiologi Klinik tersebut, kurikulum pendidikan dokter di perguruan tinggi seharusnya menerapkan pendekatan problem-based learning (PBL) yang memusatkan proses pembelajaran pada pemecahan masalah nyata.

Dalam rumpun sosial-humaniora, Prof Dr Ratna Wardhani, guru besar Ilmu Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meneliti terkait dengan evaluasi kinerja keberlanjutan melalui pengembangan Sustainability Performance Measurement Framework (SPMF) dalam mendukung pencapaian SDGs.

Prof Ratna menyoroti bagaimana banyak perusahaan di Indonesia mengalami kesulitan dalam menetapkan strategi keberlanjutan yang tepat sasaran.

Prof Ratna mendorong akuntan untuk lebih memahami konsep SDGs dan mendukung pencapaian keberlanjutan secara komprehensif, mulai dari pengukuran, monitoring dan evaluasi, serta tata kelola dari kinerja.

Puluhan guru besar dari beberapa fakultas lainnya di UI turut menyoroti berbagai permasalahan sosial, lingkungan, kesehatan, dan teknologi.

Dengan kepakarannya masing-masing, setiap guru besar berusaha menjawab tantangan tersebut demi mencapai SDGs. Hal ini merupakan bagian dari komitmen UI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak pemimpin akademik yang berkontribusi positif, baik di dunia kampus maupun masyarakat luas.

Selama 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengangkat 96 guru besar dari UI, 93 di antaranya sudah dikukuhkan.

Adapun 93 guru besar ini berasal dari FK sebanyak 38 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat (5), Fakultas Kedokteran Gigi (2), Fakultas Ilmu Keperawatan (2), Fakultas Farmasi (1), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (10), FT (15), Fakultas Ilmu Komputer (4), FEB (7), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (3), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (2), Fakultas Psikologi (4), Fakultas Hukum (2), serta Fakultas Ilmu Administrasi (1).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.