Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian ESDM Pasang Listrik Gratis 131.600 Rumah Tangga pada 2023

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian ESDM Pasang Listrik Gratis 131.600 Rumah Tangga pada 2023 Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM
Ket. Ilustrasi - Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memasang sambungan listrik gratis bagi 131.600 rumah tangga di seluruh Indonesia melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sepanjang 2023.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu mengatakan melalui program BPBL, pemerintah berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

"Program BPBL yang dilaksanakan oleh Kementerian ESDM melalui Ditjen Ketenagalistrikan ini adalah untuk membantu pemasangan sambungan listrik baru secara gratis untuk rumah tangga yang belum berlistrik di berbagai daerah di Indonesia," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/1).

Menurut dia, program BPBL adalah salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus menjalankan peran negara di tengah masyarakat untuk dapat menikmati akses listrik.

"Sambungan pasang baru ini diberikan kepada masyarakat yang belum mempunyai kWh tersendiri, belum berlangganan dengan PLN, sementara jaringan distribusi sudah tersedia di depan rumahnya," ungkapnya.

Program BPBL, lanjut Jisman, adalah hal yang penting untuk dilakukan, mengingat listrik merupakan kebutuhan primer masyarakat.

"Sepanjang 2023, Ditjen Ketenagalistrikan telah melaksanakan program BPBL kepada 131.600 rumah tangga di seluruh tanah air. Jumlah tersebut 105 persen di atas target yang dipatok pada 2023 sebanyak 125.000 rumah tangga dan telah selesai pada November lalu," tuturnya.

Pada 2022, imbuh Jisman, program BPBL juga melebihi dari target yang ditetapkan yakni dari target 80.000 bantuan pasang listrik baru, realisasinya mencapai 80.183 rumah tangga.

Untuk 2024, ia menyebutkan pemerintah menargetkan akan memberikan bantuan pasang listrik baru kepada 80.000 rumah tangga yang belum memiliki meteran kWh.

"Tahun ini kami ada di 80.000 rumah tangga dan memang kalau angka yang sudah masuk ke kami itu sekitar 200.000 rumah tangga yang masih harus kami selesaikan," sebut Jisman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.