Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Hujan Deras, BPBD: Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Kabupaten Sukabumi

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Hujan Deras, BPBD: Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Kabupaten Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas gabungan tengah mengevakuasi material tanah yang longsor dan menutup akses jalan desa di Kampung Kutabatu, RT 04/06, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Sabtu (20/1/2024).

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebutkan hujan deras yang turun hampir sepanjang hari di Kabupaten Sukabumi mengakibatkan tanah longsor di sejumlah wilayah, Sabtu.

"Kami mendapat laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), bencana tanah longsor menerjang sejumlah lokasi yang berada di beberapa kecamatan," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Sabtu.

Adapun kejadian bencana tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Cibinongpancalan, Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembarmengakibatkan jalan di wilayah itu tertutup material longsor. Petugas gabungan sudah membersihkan tanah yang menutupi jalan sehingga saat ini sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan.

Kejadian serupa juga terjadi di Kampung Pasirsuit, RT 01/02, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar. Akibat longsor tebing sepanjang 12 meter dengan tinggi 18 meter akses jalan desa sempat tertutup tanah, namun sudah ditangani oleh masyarakat bersama petugas gabungan.

Selanjutnya tebing sepanjang 15 meter dengan tinggi 6 meter dan dan lebar 5 meter di Kampung Pasirjati RT 03/05, Desa Cihelangtongoh, Kecamatan Cibadakmenyebabkanlongsor sehingga akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Caringin dan Cibadak tertutup material longsor dan untuk membersihkannya membutuhkan alat berat.

Namun demikian, jalan penghubung dua kecamatan itu yang awalnya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat saat ini sudah bisa dilalui. Pengendara diimbau waspada terhadap longsor susulan.

Bencana tanah longsor juga terjadi di Kampung Kutabatu, RT 04/06, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh. Dampak dari tebing sepanjang 5 meter tinggi dan 3 meter yang longsor tersebut akses jalan desa tidak bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan bermotor.

Sandra mengatakan meskipun tidak ada bangunan seperti rumah yang terdampak dan tidak ada korban jiwa maupun luka, bencana tanah longsor itu mengakibatkan aktivitas warga sempat terganggu.

"Kami mengimbau warga agar selalu waspada karena potensi terjadinya bencana serupa bisa dikatakan tinggi, karena hujan deras diprediksi akan kembali turun dalam beberapa hari ke depan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

23 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.