Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Bawaslu Kudus Tetapkan 2.623 Orang Sebagai Pengawas TPS

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 02:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Bawaslu Kudus Tetapkan 2.623 Orang Sebagai Pengawas TPS Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Bawaslu menggelar rapat koordinasi dengan pengawas kecamatan soal tugas pengawas TPS di Hotel @Hom Kudus, Sabtu (20/1/2024).

Kudus - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menetapkan sebanyak 2.623 orang sebagai pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) pada Pemilu 2024 dari jumlah pendaftar sebanyak 3.047 orang.

"Pada saat pendaftaran sempat ada yang belum terpenuhi, kemudian setelah jadwal pendaftarannya diperpanjang akhirnya bisa terpenuhi," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus Moh Wahibul Minan di Kudus, Sabtu.

Ia mengungkapkan nama-nama pendaftar pengawas TPS yang diterima setelah dilakukan verifikasi dan tes wawancara, diumumkan hari ini (20/1).

Selanjutnya, kata dia, pengawas TPS tersebut akan diberikan bimbingan teknis soal tugas pengawasannya nanti.

Sementara hari ini (20/1), Bawaslu menggelar rapat koordinasi dengan pengawas kecamatan soal tugas pengawas TPS di Hotel @Hom Kudus.

"Nantinya mereka yang akan memberikan pembekalan terhadap masing-masing pengawas TPS di wilayahnya," ujarnya.

Selain bertugas mengawasi jalannya pemungutan dan penghitungan suara di lokasi TPS, juga bertugas memastikan kebutuhan logistik pemilu terpenuhi.

Pengawas TPS juga bertugas mengawasi pengiriman hasil pemungutan suara oleh Petugas Pemilu Desa (PPS) ke tingkat kecamatan.

"Nantinya mereka juga bertugas melaporkan hasil pengawasannya secara daring, sehingga bisa langsung diketahui. Termasuk ketika ada permasalahan bisa diketahui lebih dini," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, kata dia, memang tidak ditemukan permasalahan di lapangan terkait tugas pengawas TPS, karena semua dapat menjalankan tugas dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.