Keren! Mahasiswa Universitas Jambi Olah Air Gambut Jadi Air Layak Minum
Sabtu, 20 Jan 2024, 11:27 WIBJAMBI - Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Jambi (Unja) mengolah air gambut menjadi air bersih dan siap minum guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Gambut Jaya, Kabupaten Muaro Jambi.
Ketua Tim Program Inovasi Desa (Pro-IDe) Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Unja M Alvito Dif Putra di Jambi, Sabtu (20/1) mengatakan fokus utama proyek ini adalah meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi lingkungan dan peningkatan kesadaran kesehatan.
"Harapannya adalah menciptakan desa yang berkelanjutan, sehat dan mandiri, di mana setiap warga dapat menikmati akses mudah terhadap air bersih, lingkungan yang bersih dan pengetahuan kesehatan yang memadai," kata dia.
Untuk mendukung program suplai air bersih, mahasiswa memanfaatkan inovasi teknologi CCBN5651 yang dikembangkan oleh dosen Unja Prof M. Naswir untuk mengolah air gambut menjadi air bersih.
Langkah berikutnya adalah mendirikan depot air sederhana untuk memastikan ketersediaan air minum bagi seluruh warga.
Dari sisi sanitasi lingkungan, Pro-IDe aktif dalam meningkatkan kebersihan dengan pemasangan alat filtrasi air di SDN 227/IX Gambut Jaya. Alat ini tidak hanya memberikan akses air bersih untuk kebutuhan toilet tetapi juga membantu dalam menyediakan air yang bersih secara umum.
Selain itu, upaya pengelolaan sampah juga diperkuat dengan penyediaan tong sampah, menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.
Mahasiswa juga mengadakan penyuluhan kesehatan yang berfokus pada pencegahan penyakit melalui pemahaman jentik-jentik nyamuk. Mahasiswa juga membagikan bubuk Abate sebagai langkah konkret untuk pencegahan berkembang biaknyajentik nyamuk serta mencegah penyebaran penyakit.
Proyek mahasiswa ini menciptakan perubahan positif di Desa Gambut Jaya. Terlihat adanya peningkatan akses air bersih, sanitasi sekolah yang lebih baik dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
Dosen Unja Prof Naswir mengatakan bahwa program ini disambut oleh masyarakat setempat sehingga tersedia suplai air bersih dengan teknologi CCBN5651.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tiga Unit Bronto Skylift Dikerahkan untuk Padamkan Api di Gedung Bapeda DKI
-
Wapang TNI Bekali Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP, Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis, dan Profesional.
-
DPR RI Minta Pendanaan Pendidikan dan MBG Tetap Terjaga
-
Budidaya Lebah Madu Lokal di Gorontalo Kian Berkembang, Ekonomi Warga Ikut Tumbuh.
-
Rumah Subsidi untuk ASN hingga PJLP Jakarta, Ada 609 Unit di Kemayoran
-
Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jalan Tambak Menteng Kondusif Pasca-Bentrokan
-
Produksi madu lebah klanceng menurun saat kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.