Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diskominfo Tangerang tangani 15.456 pengaduan melalui aplikasi LAKSA

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 21:45 WIB | Oleh:
Diskominfo Tangerang tangani 15.456 pengaduan melalui aplikasi LAKSA Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Suasana ruang kendali Tangerang LIVE Room saat dikunjungi Bupati Poso beberapa waktu lalu.

Tangerang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Banten mencatat telah menangani 15.456 pengaduan masyarakat selama tahun 2023 yang masuk melalui aplikasi Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Ruang Kendali Kota Tangerang Live Room Diskominfo Kota Tangerang Muhammad Iqbal Santono di Tangerang Jumat menuturkan selama ini telah mengakomodasi pengaduan LAKSA yang masuk untuk diintegrasikan dengan layanan yang diberikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu secara konsisten.

"Capaian tindak lanjut pada tahun 2023 kemarin mencapai angka 98,8 persen. Kita sudah tindak lanjuti secara optimal," kata dia.

Ia menambahkan selama tahun 2023, pelayanan LAKSA telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Kota Tangerang. Berdasarkan laporan periode Januari sampai Desember tahun 2023 tercatat telah menerima 15.633 pengaduan dan sudah menindaklanjutinya.

Ia melanjutkan Pemkot Tangerang juga mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan peran layanan dari LAKSA. Berdasarkan angka persentase yang diakumulasikan, pengaduan lima OPD terbanyak pada tahun 2023 meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencapai 24,28 persen.

Diskominfo mencapai 8,27 persen, Dinas Perhubungan (Dishub) 7,67 persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mencapai 6,14 persen, Dinas Pendidikan (Disdik) 3,7 persen, dan sisanya OPD lainnya yang ada di Kota Tangerang.

"Bentuk pengaduan yang masuk juga sangat bermacam-macam, semisal permintaan perbaikan lampu PJU, laporan jalan rusak di berbagai titik, informasi pengajuan KTP baru, informasi registrasi Super Apps Tangerang LIVE, sampai informasi mengenai pendidikan di Kota Tangerang," kata dia.

UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Tangerang berharap, memasuki tahun 2024 ini dapat terus meningkatkan sinergitas bersama dengan OPD untuk mendorong pelayanan LAKSA dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih massif lagi.

"Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan yang sudah ada untuk melaporkan kejadian di wilayah atau hal lainnya yang dibutuhkan informasinya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.