Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lestari: MPR Dorong Konsistensi Akses Pemerataan Pendidikan

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestari: MPR Dorong Konsistensi Akses Pemerataan Pendidikan Doc: ANTARA/HO-MPR RI
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong konsistensi pemerintah untuk akses pemerataan pendidikan di Indonesia. "Akses yang mudah bagi masyarakat sangat penting agar kesempatan mendapatkan pendidikan lebih merata di tanah air," kata Lestari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (14/1).

Dia berpendapat, kemudahan akses pendidikan harus konsisten ditingkatkan agar merata, sehingga bonus demografi yang dimiliki mampu berperan signifikan dalam proses pembangunan.

Catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 2020 mengungkapkan, di tengah masifnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran, masih ada 42.159 ribu sekolah yang belum memiliki akses internet. Pada tahun yang sama, 8.522 sekolah yang belum teraliri listrik.

Selain itu pada tahun ajaran 2021/2022 data BPS menggambarkan bahwa 60 persen bangunan SD rusak ringan atau sedang, sedangkan di tingkat SMP 50,56 persen bangunan rusak dan di tingkat SMA tercatat 45,03 persen juga rusak.

Menurut Lestari, problem pemerataan pendidikan harus mampu dijawab melalui sistem pendidikan dapat menyediakan kesempatan yang luas kepada seluruh warga negara dalam memperoleh pendidikan.

Apalagi, ujar Lestari, pendidikan itu merupakan bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional. Selain kesiapan infrastruktur fisik berupa sarana dan prasarana pendidikan, menurut dia, sebaran tenaga pengajar dengan kualitas yang memadai juga harus merata.

Lestari menilai, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar-kementerian dan lembaga, agar infrastruktur pendidikan yang mendukung proses belajar mengajar, dapat tersedia merata di tanah air.

"Upaya mewujudkan pendidikan yang merata, harus konsisten dilakukan agar tercipta percepatan pembangunan SDM nasional yang berdaya saing dan memiliki kemampuan menjawab tantangan di masa depan," kata dia. Ant/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.