Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes DKI Siagakan PK3D untuk Atasi Krisis Kesehatan di Jakarta

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 16:20 WIB | Oleh:
Dinkes DKI Siagakan PK3D untuk Atasi Krisis Kesehatan di Jakarta Doc: ANTARA/Redemptus Elyonai Risky Syukur
Ket. Petugas Pusat Kesehatan dan Kegawatdaruratan (PK3D) Dinas Kesehatan DKI jakarta sedang bersiaga untuk melayani kebutuhan medis darurat selama aksi may day di area Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2023).

Jakarta -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiagakan Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) DKI Jakarta untuk mengatasi krisis kesehatan, mulai dari awal hingga krisis kesehatan itu selesai ditangani.

"Tentunya teman-teman PK3D ini memiliki peran penting, yakni tugasnya menanggulangi krisis kesehatan yang bertujuan untuk terselenggaranya penanganan krisis kesehatan yang terkoordinasi kemudian terencana, terpadu, dan menyeluruh," kata Kepala Unit PK3D Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Winarto dalam Talkshow Tanggap Bencana Kentongan di Jakarta, Senin.

Dalam talkshow bertema mengenal lebih dekat pusat krisis dan kegawatdaruratan kesehatan daerah (PK3D) Provinsi DKI Jakarta itu, Winarto menjelaskan bahwa nama PK3D ini sebelumnya yakni Ambulans Gawat Darurat (AGD).

Salah satu yang melatarbelakangi perubahan nama tersebut yakni terkait transformasi layanan kesehatan di wilayah Dinkes DKI Jakarta, yang turut mengubah nama dan struktur organisasi sebagaimana Pergub Nomor 57 Tahun 2022.

"Dulu AGD memang salah satu pelayanan kita yaitu terkait pelayanan ambulans dan sertifikasi ambulans. Kemudian seiring berkembangnya struktur organisasi, kemudian berubahnya juga tupoksi kita sehingga memang PK3D memiliki jumlah pokok dan fungsi lebih luas," ujar Winarto.

Beberapa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) PK3D antara lain, mengatasi hal-hal terkait penanggulangan krisis kesehatan. Kedua, sistem penanggulangan gawat darurat terpadu, ketiga terkait dengan pengelolaan layanan ambulans, dan keempat melakukan sertifikasi ambulans.

Selain itu, PK3D juga menjalankan tugas terkait pemberdayaan masyarakat. Masyarakat dari berbagai unsur mulai dari kader kesehatan, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satpol PP, masyarakat instansi ataupun swasta, lingkungan kampus, SMA dan anggota masyarakat lainnya juga diberikan pelatihan semacam bantuan hidup dasar.

Seluruh elemen masyarakat didorong untuk menjadi orang-orang yang ketika bertemu langsung dengan kejadian krisis kesehatan, maka dapat melakukan pertolongan pertama sambil menunggu petugas kesehatan atau ambulans datang.

"Jadi ini tujuan yang kita lakukan secara cukup masif memberdayakan masyarakat, dan ketika informasi pada 17 Desember kemarin Alhamdulillah telah dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI," ucap Winarto.

Adapun krisis kesehatan merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang dapat mengakibatkan korban jiwa, luka ataupun sakit, termasuk timbulnya pengungsian.

Krisis kesehatan juga dilihat dari ada atau tidaknya potensi bahaya yang memang berdampak pada kesehatan masyarakat yang membutuhkan respon cepat di luar kebiasaan normal, dan di saat yang bersamaan artinya kapasitas kesehatan tidak memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.