Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bus Jabodetabek Diperluas Menuju 117 Permukiman

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bus Jabodetabek Diperluas Menuju 117 Permukiman Doc: ANTARA/HO-BPTJ Kemenhub
Ket. Ilustrasi - Armada Bus Jabodetabek Residence Connexion (JR Connexion).

BEKASI - Rute Bus Jabodetabek Residence Connexion (JRC) akan diperluas ke 117 permukiman di sekitar Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Penambahan rute akan dilakukan secara bertahap mulai 2024 hingga 2026.

Plt Kepala BPTJ Suharto menjelaskan penambahan rute JR Connexion merupakan bagian dari strategi untuk mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

"Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencapai target 60 persen moda share penggunaan angkutan umum massal tahun 2029," ujar Suharto.

Langkah ini sesuai dengan amanat Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ). Dia menyebutkan sejak diluncurkan 2017 oleh BPTJ, JR Connexion telah melayani 23 permukiman di kawasan Bodetabek.

Permukiman tersebut, di antaranya Kota Wisata, Legenda Wisata, dan Sentul City di Kabupaten Bogor serta Grand Wisata di Bekasi.

Pada tahun ini, bersama dengan sejumlah operator akan merumuskan dan berupaya menambah rute pelayanan JR Connexion ke 40 permukiman. Kemudian pada tahun depan juga tambah 40 permukiman. Lalu tahun 2026 akan ditambah ke 37 permukiman.

Lebih lanjut, Suharto menjelaskan, berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terdapat sebanyak 2.010 permukiman di kawasan Jabodetabek. Dari data tersebut, telah dipilih sebanyak 117 permukiman di kawasan Bodetabek yang belum mendapatkan layanan JR Connexion.

Beberapa di antaranya perumahan Morizen dan Kota Harapan Indah di Bekasi. Lalu Discovery Bintaro Jaya dan Alam Sutera di Tangerang. Nantinya, JR Connexion tersebut akan melayani destinasi yang dianggap menjadi tujuan terbesar Jakarta, yakni Gambir, Menteng, Tanah Abang, Senen, dan Sawah Besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.