Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Pesan Puan untuk Petani Milenial Saat Luncurkan Program ‘Kita Tani Muda’

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 10:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
3 Pesan Puan untuk Petani Milenial Saat Luncurkan Program ‘Kita Tani Muda’ Doc: dpr.go.id
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri serta meluncurkan program bisnis petani milenial yang diberi nama ‘Kita Tani Muda’ di Kota Semarang.

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meluncurkan program bisnis petani milenial yang diberi nama 'Kita Tani Muda' di Kota Semarang, Jawa Tengah. Puan memberikan tiga pesan untuk petani milenial yang memiliki program Tani Muda Semarang.

Peluncuran program bisnis 'Kita Tani Muda' diinisiasi oleh sejumlah wirausahawan dan wirausahawati muda Semarang. Launching program inkubasi bisnis Kita Tani Muda dilakukan secara simbolis dengan mengetuk palu bersama Wali Kota Semarang.

Program Kita Tani Muda merupakan program inkubasi bisnis untuk wirausaha muda lokal Kota Semarang. Para wirausaha muda yang tergabung dalam program ini dimentori oleh berbagai founder stratup lokal hingga nasional. Program Kita Tani Muda diharapkan dapat menciptakan embrio wirausaha muda baru yang berbasis inovasi pertanian untuk Kota Semarang.

"Pangan adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. Maka sangat penting sekali kita bergotongroyong menjaga agar sektor pangan Indonesia menjadi semakin kuat," ujar Puan seperti disiarkan media resmi DPR RI, Parlementaria, Senin (14/1).

Kepada para wirausaha dan petani milenial yang hadir, Puan memberikan 3 pesan terkait pangan Indonesia.

"Hal awal yang penting adalah kita ingin pangan melimpah. Ingat kita punya 270 juta penduduk Indonesia yang perlu diberi makan. Jadi produksi pangan perlu ditingkatkan. Syukur-syukur kelebihannya bisa untuk ekspor," ujarnya.

Pesan selanjutnya mengenai kesejahteraan petani. Untuk meningkatkan produk pangan, ia menilai kesejahteraan petani menjadi salah satu unsur utama.

"Hal yang di tengah yang penting tentang pangan adalah kita ingin petani sejahtera. Setuju tidak? Kan kalau pangannya melimpah tapi petani tidak sejahtera kan tidak pantas. Jadi kita harus memikirkan tentang bantuan subsidi kepada petani, dan harga beli gabahnya di tingkat petaninya juga harus bagus," papar Puan.

Oleh karenanya, Puan bersyukur dengan diresmikannya Rice Mill Unit (RMU) di Kelurahan Puwosari, Mijen. Puan mengatakan penggilingan padi di tengah area sawah akan sangat berguna bagi para petani, apalagi RMU ini dapat menampung 10 ton gabah kering dan per harinya bisa mengolah 5 ton.

"Sumber gabah kering dibeli dari petani oleh Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Selain itu diperkirakan ada 6 kelompok tani yang bisa makin terbantu dengan adanya RMU ini. Itu sekitar 300 orang petani," jelas mantan Menko PMK itu.

Puan kemudian menjelaskan hal penting ke-3 dalam pangan. Hal penting nomor 3 itu adalah inovasi. "Hal ke-3 yang penting ketika bicara pangan Indonesia adalah inovasi, inovasi, inovasi," tegas Puan

"Jika kita ingin produksi pangan meningkat dan petani sejahtera, maka diperlukan inovasi, diperlukan terobosan," sambungnya.

Untuk itu, Puan mengapresiasi program Kita Tani Muda. Ia yakin program ini akan memunculkan wirausaha muda baru yang berbasis inovasi pertanian.

"Saya minta sebagai inkubasi bisnis supaya Program Kita Tani Muda di Kota Semarang ini bisa menjadi pionir inovasi sektor pertanian. Tidak hanya untuk Kota Semarang tapi juga untuk Indonesia," harap Puan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.