Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina-Inggris Tandatangani Kerja Sama Keamanan untuk 10 Tahun

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina-Inggris Tandatangani Kerja Sama Keamanan untuk 10 Tahun Doc: eurointegration.com.ua
Ket. Presiden Volodymyr Zelenskyy saat mengunjungi Downing Street di London untuk melakukan pembicaraan dengan , Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada tahun lalu.

ANKARA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Jumat (12/1) mengatakan bahwa Inggris dan negaranya menandatangani perjanjian kerja sama keamanan selama 10 tahun yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Dalam unggahan Telegram, Zelenskyy mengatakan dia setuju dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengenai dukungan tahunan bagi Ukraina dan 'kerjasama komprehensif' untuk meningkatkan potensi militer angkatan bersenjata dan keamanan serta memperkuat kompleks industri militer, lembaga negara, dan sistem publik.

Dengan kerjasama itu Kiev akan mencapai tingkat keamanan yang "berdasarkan fakta keberadaannya" akan mencegah Rusia, menurut Zelenskyy.

"Masa perjanjian dengan Inggris ini adalah 10 tahun. Masa ini dapat diperpanjang--dengan analogi dengan perjanjian keamanan serupa lainnya yang disepakati oleh para pemimpin global."

"Hari ini menjadi sejarah negara kami - hari ini kami memiliki perjanjian dengan Inggris, perjanjian keamanan yang telah kami kerjakan sejak lama. Ini adalah perjanjian bilateral pertama yang mengimplementasikan perjanjian Kelompok Tujuh mengenai jaminan keamanan Ukraina, perlindungan kita, dan pertumbuhan keamanan kita," sebut Zelenskyy

"Terima kasih kepada Inggris dan secara pribadi kepada Tuan Perdana Menteri Sunak atas keutamaan dan kepemimpinannya," tambah dia.

Zelenskyy juga berterima kasih kepada negara-negara Baltik atas keputusan mereka dalam memasok senjata ke Ukraina, memberi bantuan ekonomi dan dukungan kepada Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa dan NATO.

Dalam pernyataan terpisah, Zelenskyy mengatakan telah bertemu dengan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Pemulihan Ekonomi Ukraina Penny Pritzker.

"Kunjungan ini merupakan sinyal kuat atas dukungan teguh terhadap negara kami. Tahun lalu merupakan tahun yang memecahkan rekor bagi perkembangan hubungan Ukraina-Amerika. Kami bertekad untuk terus menjaga dinamika ini," ujarnya.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan pada Senin bahwa pemerintahan Biden sedang dalam tahap akhir mempersiapkan paket bantuan terakhir untuk Ukraina jika Kongres gagal menyediakan lebih banyak dana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.