Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, Tim Gabungan Siaga 24 Jam Antisipasi Dampak Erupsi Marapi

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 06:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Tim Gabungan Siaga 24 Jam Antisipasi Dampak Erupsi Marapi Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Bupati Agam Andri Warman (kiri) meninjau posko erupsi Gunung Marapi di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sabtu (13/1/2024).

Kabupaten Agam - Bupati Agam, Sumatera Barat,Andri Warman memastikan tim gabungan bersiaga selama 24 jam untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Marapi.

Timgabungan terdiri atas unsur TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), perangkat nagari (desa) Satpol-PP, dan para relawan

"Tim gabungan siaga 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dari erupsi Gunung Marapi," kataAndri Warman saat mengunjungi posko erupsi Gunung Marapi di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sabtu.

Dalam kunjungan ke posko erupsi Gunung Marapi tersebut, Andri Warman mengaku belum mendapatkan jumlah valid warga yang telah diungsikan atau berinisiatif keluar dari radius 4,5 kilometer dari puncak Kawah VerbeekGunung Marapi.

"Saya minta maaf karena saya baru kembali dari tugas di Jakarta sehingga belum memiliki data valid berapa warga yang sudah diungsikan," ujar dia.

Ia memastikan seluruh personel dari tim gabungan akan bergerak cepat menyelamatkan warga apabila terjadi erupsi gunung berapi tersebut.

Andri Warman membenarkan masih terdapat warga yang memilih bertahan meskipun berada dalam radius 4,5 kilometer. Namun, tim gabungan tetap melakukan tindakan persuasif agar setiap individu bersedia pindah ke tempat yang lebih aman.

Wali Nagari (Kepala Desa) Bukik Batabuah Firdaus mengatakan pemerintah setempat telah menyiapkan gedung serba guna Bukik Batabuah sebagai lokasi evakuasi masyarakat.

"Konsumsi dan selimut bagi pengungsi telah kami siapkan," ujar dia.

Selain itu, kata dia, sebagian masyarakat juga berinisiatif mengungsi ke rumah-rumah saudara mereka yang berada pada radius lima hingga tujuh kilometer dari Kawah Verbeek.

Terkait keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan warga, Firdaus mengatakan telah membentuk tim kecil bersama warga lokal untuk melakukan patroli secara berkala. Tujuannya agar tidak ada pihak-pihak yang melakukan tindakan kriminal seperti pencurian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.