Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Maskapai Asing Ajukan Penerbangan ke Bali

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Maskapai Asing Ajukan Penerbangan ke Bali Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno diwawancarai wartawan setelah rapat koordinasi dengan sejumlah pihak di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/1/2024).

BADUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan tiga maskapai asing mengajukan rute perdana dan tambahan ke Bali.

"Kami upayakan secara all out pada 2024 tambahan penerbangan ke Bali dan ini sudah kami wujudkan menjelang liburan Imlek," kata Sandiaga Uno di sela rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/1).

Dia mengungkapkan maskapai mancanegara itu yakni Juneyao Airlines yang bermarkas di Shanghai, Tiongkok. Maskapai itu dijadwalkan mulai terbang perdana secara reguler ke Bali pada 20 Januari 2024 untuk menyambut musim liburan Imlek 2024.

Kemudian, lanjut dia, maskapai asing lainnya yang disasar yakni Turkish Airlines yang rencananya menambah frekuensi penerbangan dari yang saat ini mencapai tiga kali seminggu melayani Istanbul-Bali-Istanbul.

Namun, Sandiaga belum memberikan detail rencana penambahan penerbangan dari maskapai asal Turki itu.

Selain itu, ada juga maskapai penerbangan Etihad Airways yang memiliki rencana untuk terbang perdana dijadwalkan pada April 2024 melayani Abu Dhabi-Bali-Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE).

Sandiaga menambahkan adanya penerbangan perdana itu diharapkan mendukung pariwisata berkualitas dan berkelanjutan karena adanya peningkatan konektivitas penerbangan.

"Tambahan konektivitas dari jumlah penerbangan ini bisa menjangkau pasar utama pariwisata berkualitas yaitu Australia, Amerika, Eropa dan Asia," imbuhnya.

Bandara Sibuk

Sementara itu, berdasarkan data Angkasa Pura 1 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, selama 2023 jumlah penumpang jalur udara yang dilayani mencapai 21,4 juta atau naik 71 persen jika dibandingkan 2022 mencapai 12,5 juta.

Jumlah pesawat yang dilayani pun melonjak 56 persen dari 87.558 pergerakan pada 2022 menjadi 136.503 pesawat sepanjang 2023.

Sedangkan hingga Desember 2023, terdapat 18 rute domestik berjadwal yang dilayani 11 maskapai dan 29 rute internasional yang dilayani oleh 34 maskapai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.