Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ada Korban Jiwa Kebakaran Kapal Cepat di Tapin Kalsel

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Ada Korban Jiwa Kebakaran Kapal Cepat di Tapin Kalsel Doc: ANTARA/HO-Tangkapan Layar
Ket. Kondisi kapal cepat (speed boat) terbakar saat membawa 14 petugas puskesmas di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (11/1/2024).

Tapin - Kapolsek Candi Laras Utara Iptu Ketut Sedimen mengatakan tidak ada korban jiwa pada kebakaran kapal cepat (speed boat) yang mengangkut 14 petugas puskesmas saat melintas di aliran Sungai Nagara, Desa Rawana Hilir, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

"Petugas Puskesmas Margasari Hilir tersebut hendak menjalankan tugas penanganan posyandu balita dan penyakit tidak menular pada lima desa di daerah tersebut," kata dia saat dikonfirmasi di Tapin, Kamis.

Dia menyebutkan penyebab kebakaran diduga akibat "overhead" dan korsleting bagian kelistrikan pada speed boat saat akan bersandar ke arah tepian sungai.

"Saat itu api kecil muncul hingga membesar tersulut bahan bakar minyak di bagian mesin," ujarnya.

Ketut menuturkan speed boat berangkat dari Dermaga Pasar Lama Margasari.

Dia mengungkapkan petugas motoris bereaksi cepatsaat api mulai berkobar, lalu para penumpang segera naik ke sandaran dan ada beberapa orang yang terjun ke sungai untuk menyelamatkan diri.

Ketut mengatakan meskipun tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi hingga ratusan juta, di antaranya speed boat milik puskesmas, obat-obatan, perlengkapan, dan barang pribadi milik petugas.

"Jika dinominalkan, harga speedboat sekitar Rp758 juta, obat-obatan milik puskesmas sebanyak empattas senilai Rp10 juta, vaksin Rp1 juta, lima unit telepon seluler milik penumpang senilai Rp16 juta, serta barang perlengkapan lain-lain ditaksir mencapai Rp10 juta," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.