Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Capres Ganjar Pranowo Janji Kembangkan Petrokimia Dasar Bangun Industri Kesehatan

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capres Ganjar Pranowo Janji Kembangkan Petrokimia Dasar Bangun Industri Kesehatan Doc: ANTARA/HO
Ket. Calon Presiden RI Ganjar Pranowo pada acara "Dialog Capres Bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Menuju Indonesia Emas 2045" di Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2024).

Jakarta - Calon Presiden RI Ganjar Pranowo mengatakan pengembangan produk petrokimia dasar menjadi kunci guna membangun industri kesehatan dalam negeri agar tidak sepenuhnya bergantung pada impor bahan baku farmasi maupun komponen alat kesehatan (alkes).

Menurut Ganjar, pengembangan berbagai produk petrokimia dasar sudah dapat dimulai secepatnya, mengingat kekayaan alam Indonesia sangat mendukung.

"Suka tidak suka kita harus memulai kimia dasar, petrokimia," kata Capres RI Ganjar Pranowo padaDialog Capres Bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Menuju Indonesia Emas 2045di Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Kamis.

Oleh karena itu, Ganjar berjanji akan mengalokasikan 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) guna pengembangan aspek research and development(R&D) Indonesia.

Ganjar berharap kebijakannya tersebut dapat mendorong pengembangan bahan baku industri dan alat kesehatan dari dalam negeri.

"Researchdandevelopment, kami berbincang soal ini dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 1 persen saja kita mulai dari produk domestik bruto, kita dorong kemudian agar biaya risetnya itu mencukupi. Risetnya sudah, Pak di BRIN," jelasnya.

Ia juga berkomitmen untuk membangun kawasan industri kesehatan sehingga menjadi penopang kemandirian Indonesia pada industri alkes serta farmasi.

Bukan hanya itu, Ganjar juga tak lupa menyebut pentingnya diplomasi internasional agar Indonesia dapat bergabung menjadi mitra dagang barang alkes.

"Plasma nutfahnya sudah oke luar biasa, perisetnya yang sudah ada, siapa yang memungut itu dalam meja pengambilan keputusan? Tidak ada," tegasnya.

Sebelumnya,Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.