Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Inovasi, Pemprov Kalsel Kembangkan Lagi Teknologi Padi Apung

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Inovasi, Pemprov Kalsel Kembangkan Lagi Teknologi Padi Apung Doc: ANTARA/Sukarli
Ket. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Imam Subarkah.

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali melaksanakan pengembangan inovasi pertanian dengan teknologi padi apung pada 2024.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Imam Subarkah, di Banjarbaru, Selasa, menyampaikan bahwa teknologi padi apung sudah diuji coba pada beberapa lahan pertanian di provinsi ini.

Menurut dia, sejak 2022, teknologi padi apung atau penanaman padi dengan menggunakan styrofoam cukup baik hasilnya.

Bahkan pada 2023, kata dia pula, penanaman padi apung di daerah rawa yang tinggi airnya berhasil panen beberapa ton padi.

Uji coba tersebut dilaksanakan di daerah pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Barito Kuala.

"Alhamdulillah, dari hasil uji coba dan pengembangan di beberapa kabupaten, panen teknologi padi apung dengan padi lokal varietas siam madu dengan umur kurang lebih 4 bulan. Kalau kita konversi hasil panen tersebut kurang lebih 6,4 ton per hektare produksi," ujar Imam.

Dia menerangkan, teknologi padi apung merupakan gagasan yang sangat bermanfaat untuk wilayah Kalsel, mengingat banyak sekali memiliki lahan rawa.

Imam mengungkapkan di tahun 2024 akan ada beberapa kabupaten/kota yang kembali melaksanakan teknologi padi apung, karena dinilai sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kalsel.

"Pada tahun ini ada Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Tengah yang akan melaksanakan inovasi padi apung sebagai alternatif pada musim hujan di tahun 2024," ujarnya.

Pihaknya pun menginginkan program ini dapat menjadi meningkatkan stimulan di kabupaten/kota yang belum ataupun sudah melaksanakan teknologi padi apung, supaya lebih memaksimalkan lahan kosong yang bisa digunakan sebagai ruang untuk pertanian.

"Kami dari Pemprov Kalsel terus mendorong pertanian di kabupaten/kota agar bisa terus berjalan walau di musim apa pun," demikian Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.