Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Berbenah untuk Penyangga Utama IKN

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 03:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Berbenah untuk Penyangga Utama IKN Doc: antara
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik.

SAMARINDA - Kalimantan Timur (Kaltim) dipilih menjadi lokasi pembangunan ibu kota baru yang dinamai Nusantara karena wilayah ini selain memiliki lingkungan yang relatif masih asri, juga didukung fasilitas yang cukup memadai.

Provinsi ini sudah memiliki dua bandar udara internasional dan dua pelabuhan yang representatif, di samping infrastruktur lain seperti jalan tol, fasilitas pendidikan serta kesehatan yang memadai.

Setelah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara dibawah otoritas sendiri yaitu Otoritas Ibu Kota Negara (IKN), Kaltim akan menjadi kawasan penyangga utama.

Sebagai kawasan penyangga, Kaltim akan menjadi mitra bagi IKN untuk memenuhi kebutuhan di ibu kota baru tersebut. Tentu saja, pembangunan di kawasan penyangga utama ini tidak boleh tertinggal dari IKN.

Terkait hal tersebut, berbagai capaian sudah ditunjukkan oleh provinsi yang pada tanggal 9 Januari ini merayakan hari jadi ke-67, baik di bidang kesejahteraan, pelayanan publik, dan pendidikan.

Salah satu capaian yang patut dibanggakan adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah berjuluk Benua Etam ini.

Berdasarkan data yang disajikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, persentase penduduk miskin ekstrem Kaltim pada 2022 dan 2023 hanya 0,10 persen atau sekitar 3.910 jiwa, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional. Angka kemiskinan ekstrem nasional pada Maret 2023 tercatat sebesar 1.12 persen.

Hal ini menjadi bukti bahwa upaya pemerintah provinsi dalam memberdayakan masyarakat miskin telah membuahkan hasil. Bahkan, Kaltim diprediksi menjadi provinsi pertama di Indonesia yang bebas kemiskinan ekstrem pada 2024.

Prestasi Kaltim ini mendapat acungan jempol dari Tim Evaluator Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tim Evaluator yang dipimpin oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri Ahmad Husin Tambunan juga memberikan beberapa saran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesehatan, dan perizinan di Kaltim.

Selain kemiskinan ekstrem, Kaltim juga telah memenuhi 10 indikator prioritas yang telah dicapai, yaitu kesehatan, stunting, layanan publik, inflasi, BUMD, penyerapan anggaran, perizinan, kegiatan unggulan, dan pengangguran.

Kaltim juga memiliki program rumah layak huni (RLH) yang berhasil melampaui target. Selama periode 2019-2023, sebanyak 25.539 unit rumah layak huni sudah dibangun, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 25.000 rumah. Program ini bersumber dari pendanaan APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Dengan adanya program RLH, Kaltim berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadikan provinsi ini sebagai tempat yang nyaman bagi pendatang.

Apalagi, setelah ibu kota resmi dipindah, akan banyak pendatang dari daerah lain yang menetap di kawasan penyangga ini. Salah satu alasan penting lain dipilihnya wilayah Kaltim sebagai lokasi IKN adalah kondisi sosial yang relatif tenang dan dinilai memiliki potensi konflik rendah.Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.