Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Retno: Isu Myanmar Menjadi Perhatian Diplomasi Indonesia

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 11:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Retno: Isu Myanmar Menjadi Perhatian Diplomasi Indonesia Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM 2024) di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (8/1/2024).

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa isu Myanmar masih menjadi perhatian Indonesia dalam menjalankan diplomasinya, bahkan setelah masa keketuaan Indonesia di ASEAN berakhir tahun lalu.

"Komitmen Indonesia untuk membantu Myanmar keluar dari krisis goes beyond our chairmanship," kata Retno ketika menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2024 di Gedung Merdeka, Bandung, pada Senin (8/1).

Menurut Retno, sejak awal konflik politik antara militer dan warga sipil terjadi di Myanmar pada 2021, Indonesia terus menunjukkan komitmen untuk membantu Myanmar keluar dari krisis.

Dia menekankan bahwa implementasi Konsensus Lima Poin (5PC) masih menjadi acuan utama untuk penyelesaian konflik di Myanmar.

Selama Keketuaan Indonesia di ASEAN, lebih dari 265 engagements telah dilakukan dengan hampir seluruh pemangku kepentingan di Myanmar. Retno menegaskan bahwa diplomasi Indonesia dioptimalkan untuk mendorong kemajuan implementasi 5PC.

Lebih lanjut Retno menyebut isu lain yang juga lekat dengan konflik di Myanmar adalah isu pengungsi Rohingya.

"Demokrasi dan stabilitas di Myanmar akan menjadi kunci penyelesaian isu Rohingya agar mereka dapat kembali ke rumah mereka secara bermartabat," kata Menlu Retno.

Perpindahan lanjutan pengungsi Rohingya yang seringkali tiba di perairan Indonesia diduga kuat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang dilakukan oleh jaringan kriminal transnasional.

Untuk itu, upaya menangani pengungsi juga harus dilakukan melalui kerja sama kuat antarnegara dengan dukungan dari badan-badan PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.