Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pariaman Alami 46 Kebakaran di 2023

📅 Senin, 08 Jan 2024, 20:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pariaman Alami 46 Kebakaran di 2023 Doc: ANTARA/HO-Satpol PP dan Damkar Pariaman
Ket. Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pariaman, Sumatera Barat, berupaya memadamkan api yang menghanguskan lahan warga.

PARIAMAN - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat daerah itu mengalami 46 kebakaran sepanjang 2023, atau terjadi penurunan 43 kejadian dari tahun sebelumnya sebanyak 89 kasus.

"Alhamdulillahterjadi penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari penyuluhan yang rutin kami lakukan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Pariaman melalui Fungsional Analis Kebakaran Ahli Muda Kota Pariaman Hendra di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan, penyebab kebakaran sebagian besar disebabkan oleh arus pendek listrik dan kelalaian warga terhadap sisa pembakaran.

Seharusnya, lanjutnya, warga memeriksa kelayakan kabel listrik di rumah serta memastikan api sisa pembakaran sudah padam.

"Kami tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan instalasi listrik sekali dalam lima tahun dan mengganti bagian yang diperlukan," katanya.

Ia menyebutkan, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran sepanjang 2023 namun total kerugian materiil yang ditimbulkan mencapai miliaran rupiah.

Ia menyampaikan, pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran di daerah itu.

Saat ini Pariaman memiliki lima unit armada pemadam kebakaran yang ditugaskan tidak saja memadamkan api kebakaran di daerah itu namun juga daerah lainnya di provinsi tersebut.

"Tugas kami bukan saja memadamkan api kebakaran namun juga melakukan penyelamatan, di antaranya evakuasi hewan berbisa, biawak. Bahkan kucing masuk sumur dan membuka cincin yang tersangkut di jari warga," kata dia.

Sebelumnya, Kota Pariaman, Sumatera Barat mengalami 89 kebakaran sepanjang 2022 dengan kerugian mencapai miliaran rupiah yang peristiwa itu terjadi sebagian besar disebabkan oleh korsleting listrik dan pembakaran sampah.

"Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada kebakaran yang ada di Pariaman," kata Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, Hendra di Pariaman.

Ia mengatakan kebakaran di Pariaman tidak saja bangunan namun juga lahan warga, dan 20 persen penyebab kebakaran lahan tersebut disebabkan oleh kelalaian warga yang tidak mengawasi pembakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.