Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Sulbar untuk Antisipasi Kenaikan Harga Cabai

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 03:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Sulbar untuk Antisipasi Kenaikan Harga Cabai Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan antisipasi kenaikan harga cabai sebagai penyebab inflasi melalui pasar pangan murah pemerintah, di Mamuju, Sabtu (06/1/2023).

Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan antisipasi kenaikan harga cabai sebagai penyebab inflasi melalui pasar pangan murah pemerintah.

"Pemerintah Sulbar melakukan antisipasi kenaikan harga cabai dengan melakukan gerakan pasar pangan murah," kata Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, harga cabai di pasaran Kota Mamuju mencapai Rp50 ribu per kilogram, sehingga menjadi beban ekonomi bagi masyarakat dan menjadi salah satu komoditi menyumbang inflasi.

Menurut dia, PemerintahSulbar menggelar pasar pangan murah setiap minggu, pada enam Kabupaten di Sulbar untuk mengatasi inflasi.

"Selain melakukan pasar pangan murah, PemerintahSulbar juga akan melakukan subsidi pangan untuk beras, gula pasir dan komoditi perikanan seperti ikan layang, bandeng dan cakalang, sehingga mampu menekan kenaikan harga yang cenderung meningkat di pasaran," katanya.

Ia menyampaikan, PemerintahSulbar juga akan melakukan kerja sama dengan pedagang dalam rangka menyalurkan beras murah kepada masyarakat mengantisipasi inflasi.

Ia menyampaikan, meskipun inflasi di Sulbar berada pada peringkat ketiga nasional dengan tingkat inflasi 1,82 persen, namun Pemerintah Sulbar tetap berupaya menekan inflasi agar terus menurun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.