Istana Tempat Raja Alexander Agung Dinobatkan Dibuka Lagi untuk Umum

Sabtu, 06 Jan 2024, 11:12 WIB

VERGINA - Sebuah istana kuno tempat Alexander Agung dinobatkan sebagai Raja Makedonia akan dibuka kembali untuk umum pada hari Minggu (6/1) setelah renovasi selama 16 tahun senilai 20 juta euro yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan masa lalunya.

Pada sebuah upacara pada hari Jumat (5/1), Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyebut Istana Aigai sebagai "monumen penting global."

Ket. Foto: Situs istana Aigai di Yunani, Istana tempat Raja Alexander Agung dinobatkan yang berusia 2.300 tahun kini dibuka kembali. — Sumber: AP/Giannis Papanikos

Situs abad ke-4 SM yang tersebar di 15.000 meter persegi ini adalah salah satu situs terpenting di Yunani klasik selain Parthenon di Athena.

Aigai adalah ibu kota kerajaan Makedonia, kekuatan militer dominan pada masa itu, dan para arkeolog mengatakan istana tersebut adalah pusat spiritual kerajaan tersebut.

Dibangun oleh Philip II, ayah Alexander Agung, makam Philip dan raja Makedonia lainnya berada di dekatnya.

Setelah pembunuhan ayahnya, Alexander dimahkotai di istana pada tahun 336 SM sebelum melancarkan kampanye militer yang menciptakan sebuah kerajaan yang membentang hingga India modern.

Istana tersebut "memiliki karakter budaya dan nasional, karena menegaskan identitas Yunani Makedonia selama berabad-abad," kata Mitsotakis.

Situs ini mencakup istana kerajaan dan barisan tiang yang mengelilingi istana dan agora, tempat orang Makedonia kuno memperdebatkan hal-hal penting.

Di halaman yang berkapasitas 8.000 orang, Alexander diproklamasikan sebagai raja.

Bangsa Romawi menghancurkan istana tersebut pada tahun 148 SM.Penggalian untuk mengungkap situs tersebut dimulai pada tahun 1865 dan berlanjut hingga abad ke-20.

Proyek restorasi dimulai pada tahun 2007 dengan bantuan dari Uni Eropa.

Terletak di dekat desa Vergina di Yunani modern, istana dan makam di dekatnya terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Yunani telah meningkatkan investasi di banyak situs antiknya yang telah menjadi sumber penting pendapatan wisatawan.

Selama tiga dekade terakhir, mereka menuntut pengembalian patung-patung yang diambil dari Parthenon yang disimpan di British Museum, dengan mengatakan bahwa patung-patung itu dijarah pada abad ke-19 ketika Yunani berada di bawah kekuasaan Ottoman.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.