Debat Capres Harus Lebih Berkualitas

Sabtu, 06 Jan 2024, 01:31 WIB

JAWA TIMUR - Pengamat Universitas Jember Dr. Ikwan Setiawan berharap debat ketiga calon presiden dan wakil presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (7/1) bisa lebih berkualitas dalam memaparkan program kerja, bukan hanya retorika belaka dan gimik.

"Sesekali menyerang dengan pertanyaan kritis kepada capres/cawapres lain tidak apa-apa asalkan dalam konteks program kerja, bukan sentimen negatif atau lainnya untuk menjatuhkan personal," katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (5/1).

Ket. Foto: Pengamat dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember Dr. Ikwan Setiawan. — Sumber: ANTARA/Zumrotun Solichah

Menurutnya saling beradu argumen dan menjawab pertanyaan capres/cawapres terkait program kerja sesuai dengan visi dan misinya diharapkan dapat mempengaruhi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya nanti pada 14 Februari 2024.

"Namun, sejauh ini debat capres-cawapres masih jauh dari harapan publik dan kurang memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat tentang isu-isu yang ditentukan oleh KPU," tuturnya.

Ia menilai seharusnya debat tersebut menjadi ajang untuk menguji gagasan capres/cawapres seberapa komprehensif dan kuatnya dalam menyusun program kerja dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dalam debat itu menguji capres/cawapres dalam memberikan solusi untuk mengatasi persoalan bangsa. Mereka diuji bagaimana menyampaikan ide atau gagasannya yang diimplentasikan dalam program kerja," ujarnya.

"Sejak awal saya menilai debat capres/cawapres yang disajikan KPU RI kurang ideal, karena tidak ada perdebatan antara panelis dengan capres/cawapres. Panelis hanya membuat pertanyaan dan mengambil isu tema dalam debat," ucap pakar budaya itu.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.