Tata Kelola Beras Bermasalah

Kamis, 04 Jan 2024, 08:19 WIB

JAKARTA - Harga beras terus naik dalam beberapa bulan terakhir karena produksi tak bertambah dan tata niaga pangan buruk. Pemerintah dianggap tak mampu mengatasi masalah ini yang terus berulang tiap tahun.

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan kenaikan harga beras menunjukkan ketimpangan lonjakan permintaan beras setiap tahun yang lebih tinggi ketimbang peningkatan produksi beras.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Ini juga dapat menunjukkan posisi tawar dan tata niaga yang timpang dan distribusi beras yang belum lancar dan demokratis," paparnya kepada Koran Jakarta, Rabu (3/1).

Menurut Awan, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah seperti revitalisasi Bulog, pelaksanaan demokratisasi produksi dan perbaikan tata niaga beras melalui koperasi multipihak.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan peningkatan komponen harga pangan secara drastis utamanya dipengaruhi fenomena El Nino selama beberapa bulan terakhir. Fenomena cuaca ekstrem tersebut membuat produksi terganggu.

Sejak November 2023, terangnya, Indeks ENSO yang mengukur skala intensitas terjadinya El Nino, telah mencapai skala kuat dengan nilai indeks 2,21 (nilai indeks di atas 2 menunjukkan El Nino yang kuat), mengindikasikan fenomena ini telah membawa dampak yang cukup besar terhadap harga komoditas pangan. Dia menegaskan tekanan yang meningkat terhadap harga pangan akibat El Nino berpotensi memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat.

"Walaupun pemerintah Indonesia sudah berhasil menjaga harga beras melalui kebijakan impor, respons kebijakan lebih lanjut masih diperlukan seiring dengan dampak El Nino yang menyebar ke berbagai komoditas lainnya," ungkap Riefky.

Dia menjelaskan kondisi ini menjadi tantangan dalam pengelolaan inflasi mengingat dampak El Nino diperkirakan masih akan berlanjut hingga awal 2024.

Kenaikan Harga

Seperti diketahui, kebijakan pemerintah mengimpor dua juta ton beras pada 2023 dinilai tidak efektif menurunkan harga beras. Hal itu terlihat pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras di tingkat eceran naik sebesar 0,48 persen pada Desember 2023 dibanding bulan sebelumnya dan secara tahunan atau year on year (yoy) atau Desember 2022 ke Desember 2023 sudah naik 17,07 persen.

Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan kenaikan harga beras tidak hanya terjadi pada rantai distribusi eceran, melainkan juga terjadi pada penggilingan beras. Pada Desember 2023, harga beras di penggilingan naik 0,73 persen secara bulanan atau month to month (mtm) dan secara tahunan sudah naik 24,07 persen. Begitu juga dengan harga beras grosir, yang naik 0,58 persen secara mtm dan 18,44 persen secara yoy.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.