Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rutan Ponorogo Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Dextro Melalui Kemasan Nasi

3 Rabu, 03 Jan 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rutan Ponorogo Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Dextro Melalui Kemasan Nasi Rutan Ponorogo Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Dextro Melalui Kemasan Nasi Doc: ANTARA/HO - Kemenkumham Kanwil Jatim
Ket. Petugas memeriksa bungkusan nasi putih yang dibawa pengunjung berinisial MC, ke Rutan Ponorogo, Selasa (2/1/2024).

Ponorogo - Petugas sipir di Rumah Tahanan Klas IIB Ponorogo, Jawa Timur menggagalkan upaya penyelundupan ratusan pil dextroke dalam rutan yang dibawa pengunjung, dengan cara menyelipkan obat psikotropika itu melalui kemasan nasi putih.

"Penggagalan ini berlangsung di ruang penggeledahan barang pengunjung pada pukul 11.00 WIB," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Ponorogo, Selasa.

Pengunjung yang diidentifikasi sebagai pelaku penyelundupan berinisial MC. Saat masuk ruang pemeriksaan pada jam kunjung tamu, MC mengaku ingin menjenguk salah satu narapidana berinisial ECP.

"Petugas curiga dengan dua bungkus nasi putih yang dibawa oleh MC," terang Heni.

Empat petugas tim penggeledahan menemukan sekitar 500 butir pil yang diduga kuat sebagai jenis dextro.

"Obat-obatan ini disembunyikan di dalam dua bungkus nasi putih," ujar Kepala Rutan Ponorogo, Agus Imam Taufik.

Setelah kejadian tersebut, pihak berwenang langsung berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Ponorogo untuk langkah-langkah lebih lanjut.

Barang bukti berserta dua pelaku yang terlibat langsung dalam upaya penyelundupan tersebut kemudian diserahkan ke Polres Ponorogo untuk proses lebih lanjut.

"Termasuk pengambilan keterangan dari pelaku dilakukan bersama dengan penyidik kepolisian," katanya.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen pihak berwenang dalam memberantas peredaran obat terlarang di wilayah hukum Ponorogo.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang berniat melakukan praktik serupa bahwa pihak berwenang selalu siap untuk melakukan tindakan preventif dan represif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Uji Publik Calon Anggota KND

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...

Gencatan Senjata Lokal di Kherson Berakhir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gencatan Senjata Lokal di K...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.