Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Targetkan Angka Stunting di Sulut 13 Persen pada 2024

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 05:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Targetkan Angka Stunting di Sulut 13 Persen pada 2024 Doc: ANTARA/dokpri
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut, Denny Mangala mengatakan Pemerintah Daerah menargetkan sebesar 13 persen angka prevalensi stunting di tahun ini.

Manado - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut, Denny Mangala mengatakan Pemerintah Daerah menargetkan angka prevalensi stunting di tahun ini sebesar 13 persen.

"Ada yang namanya safari stunting di kabupaten dan kota yang motornya adalah BKKBN Sulut. Saat kunjungan diberikan sentuhan kepada anak-anak stunting termasuk ibu-ibu yang berpotensi melahirkan anak stunting," kata Denny di Manado, Senin.

Dalam safari stunting tersebut, kata dia, ada forum edukasi yang diberikan sehingga nantinya diharapkan penanganan stuntingbisa secara kolaborasi dari semua pemangku kepentingan.

"Kolaborasi penanganan stunting ini secara berjenjang mulai dari kabupaten dan kota, di kecamatan hingga desa dan kelurahan," ujarnya.

Target angka prevalensi stunting sebesar 13 persen, kata dia, sesuai dengan target rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Dia menyebutkan akselerasi penurunan angka stunting terus dilakukan bahkan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Kepulauan Sitaro sudah berada di angka delapan persen.

"Sudah sangat signifikan capaian angka prevalensi stunting di dua daerah tersebut. Artinya, kalau Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Bolaang Mongondow Utara bisa, daerah lainnya juga bisa demikian," ujarnya.

Karena itu, menurut dia, daerah kabupaten dan kota yang angka prevalensi stunting masih tinggi terus didorong mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh dua kabupaten kota ini.

"Safari stunting senantiasa didorong supaya semua kabupaten kota bisa melakukan komitmen dan upaya yang sama secara sinergi dalam rangka penurunan angka stunting di Sulut," ujarnya.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka prevalensi stuntingProvinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut mencapai 20,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.