- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menlu Asean Nyatakan Priha...
Menlu Asean Nyatakan Prihatin atas Ketegangan di Laut Tiongkok Selatan
Minggu, 31 Des 2023, 15:27 WIBMANILA - Para menteri luar negeri blok regional Asia Tenggara ASEAN pada Sabtu (30/12) menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan yang menurut mereka dapat mengancam perdamaian regional dan mendesak dilakukannya dialog damai antar pihak.
"Kami sangat prihatin dengan perkembangan terkini di Laut Tiongkok Selatan yang dapat merusak perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan," kata para diplomat utama blok tersebut dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut muncul ketika Tiongkok dan Filipina saling tuding dalam beberapa bulan terakhir atas serangkaian konflik maritim. Manila mengatakan perlu mengubah pendekatannya karena upaya diplomatik mengarah ke "arah yang buruk".
Tiongkok menyebut tuduhan tersebut sebagai "hanya kebohongan belaka", dan mengatakan pihaknya tidak akan menutup mata terhadap "provokasi dan pelecehan" yang berulang-ulang oleh Filipina.
Para menteri luar negeri ASEAN juga menegaskan kembali perlunya "menahan diri dalam melakukan aktivitas yang dapat memperumit atau meningkatkan perselisihan".
"Kami menegaskan kembali pentingnya dialog damai yang memberikan kontribusi konstruktif terhadap peningkatan stabilitas regional dan kerja sama di bidang maritim."
ASEAN dan Tiongkok telah berupaya menciptakan kode etik di Laut Tiongkok Selatan, sebuah rencana yang sudah ada sejak 2002. Namun kemajuannya berjalan lambat meskipun ada komitmen dari semua pihak untuk memajukan dan mempercepat proses tersebut.
Pembicaraan mengenai komponen-komponen kode etik tersebut belum dimulai di tengah kekhawatiran atas kesediaan Tiongkok untuk berkomitmen pada serangkaian aturan yang mengikat dan konsisten dengan hukum internasional.
Tiongkok mengklaim sebagian besar wilayah Laut Tiongkok Selatan melalui "sembilan garis putus-putus" yang berputar sejauh 1.500 km di selatan daratannya, memotong zona ekonomi eksklusif (ZEE) Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Tiongkok pada hari Jumat menunjuk mantan kepala angkatan laut Dong Jun sebagai menteri pertahanan baru. Dia sebelumnya menjabat sebagai wakil komandan di sebuah komando yang beroperasi di Laut Tiongkok Selatan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Tua-tua Keladi! Aktor Senior Chow Yun Fat Selesaikan Maraton Hong Kong dengan Iringan Lagu Tema “God Of Gamblers”
-
WhatsApp Makin Menggairahkan dengan Fitur Baru Obrolan Grup
-
Real Madrid Beri Debut Kompetitif untuk Dua Pemain Muda Lolosan Akademi
-
Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat
-
Penyintas Banjir Bandang dan Longsor Batang Anai Antusias Tempati Huntara Danantara
-
Kemenperin: Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Siap Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kinerja dan Ekspor Terus Menguat
-
Tiongkok Gelar Patroli Laut dan Udara di Sekitar Scarborough Shoal, Laut Tiongkok Selatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.