Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk 1.230 WNA di Bali

📅 Sabtu, 30 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk 1.230 WNA di Bali Doc: ANTARA/HO-Imigrasi Ngurah Rai Bali
Ket. Arsip foto - Seorang WNA melewati pemeriksaan imigrasi di tengah pemasangan perangkat pemeriksaan otomatis (autogate) di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (30/10/2023).

Denpasar - Banyak sekali, Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, menolak masuk sebanyak 1.230 orang warga negara asing (WNA) pada periode 1 Januari hingga 28 Desember 2023 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, atau meningkat 766 penolakan dibanding tahun sebelumnya.

"Penolakan masuk salah satunya karena tidak memiliki visa RI atau dokumen perjalanan sebanyak 429 WNA," kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra di Denpasar, Jumat.

Ia merinci penolakan WNA itu selain karena tidak memiliki visa RI, juga karena masa berlaku paspor yang kurang dari enam bulan sebanyak 146 orang, cekal sebanyak 17 orang.

Selanjutnya, tercatat memiliki rekam jejak kejahatan di antaranya terkait kriminal, pedofilia dan kejahatan lainnya sebanyak delapan orang dan alasan lainnya yakni sebanyak 597 WNA yang ditolak masuk RI melalui Bandara Ngurah Rai.

Mereka ditolak masuk wilayah Indonesia saat melalui meja pemeriksaan Imigrasi kedatangan internasional.

Selain menolak masuk WNA, Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan penundaan keberangkatan 842 Warga Negara Indonesia (WNI) karena diduga menjadi pekerja migran Indonesia non prosedural.

Pengawasan keimigrasian dilakukan lebih ketat saat WNI melakukan permohonan penerbitan paspor dengan ditolaknya 1.206 permohonan paspor.

Salah satu alasan penolakan itu karena diduga akan digunakan untuk menjadi pekerja migran Indonesia tanpa prosedur yang sah.

Di sisi lain, untuk memperketat pengawasan WNA di Bali, Imigrasi memanfaatkan teknologi sistem identifikasi berbasis wajah atauFace Recognition IdentificationSystem.

Ada pun skemanya, sistem tersebut mengambil foto penumpang secara langsung untuk dilakukan verifikasi dengan data yang terdapat dalam paspor serta data visa atau izin tinggal.

Selain itu, juga digunakan Sistem Informasi Profil Penumpang (SIPP) dan sistem pengawasan imigrasi atauImmigration Alert Surveillance System(IASS) sebagai aplikasi pendukung pengawasan keimigrasian.

Sementara itu, perangkat pemeriksaan keimigrasian otomatis atau autogate sedang dipasang sebanyak 30 unit perangkat canggih itu di Bandara Ngurah Rai sejak Oktober 2023 dan ditargetkan dapat digunakan pada Januari 2024.

Pada kuartal pertama 2024, rencananya kembali ditambahkan sebanyak 50 unit autogate sehingga menjadi terpasang sebanyak 60 perangkat di area kedatangan internasional dan 20 perangkat di area keberangkatan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.