Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Skabanton Kemas Realita dan Romansa Bertahan Hidup dalam 'Kian Kemari'

📅 Selasa, 26 Des 2023, 19:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Skabanton Kemas Realita dan Romansa Bertahan Hidup dalam 'Kian Kemari' Doc: ANTARA/Skabanto
Ket. Skabanton

JAKARTA - Grup band ska asal Surabaya Skabanton, baru saja merilis album terbarunya Kian Kemari yang mengisahkan tentang realitas dan romansa bertahan hidup.

"Album ini siap jadi setlist penutup serta pembuka tahun, di tengah bisingnya berita pemilu 2024," ujar Skabanton pada rilis pers, Senin (25/12).

Dirilis Sabtu (23/12), Kian Kemari menjadi momen bersejarah setelah delapan tahun grup band tersebut vakum rilis album. Sejak debut album The Master of Situation, kini mereka kembali hadir dengan suguhan yang lebih segar dan berwarna.

Jika sebelumnya kental dengan musik instrumental dan sebagian lagunya berlirik bahasa Inggris, lewat album ini, Skabanton dengan iramanya yang beragam merefleksikan sebuah realitas dan romansa dalam bertahan hidup.

"Dari kala pandemi yang suram, bersahabat dengan muram, hingga berusaha melepas kelam. Semuanya dikemas dalam lirik berbahasa Indonesia ringan namun mengena," imbuh Skabanton.

Band tersebut juga melakukan transformasi nama, dari sebelumnya The Ska Banton, kini menjadi Skabanton, sebuah peleburan "Ska" sebagai genre dengan "Banton" yang dalam bahasa Patwah, Jamaika, artinya pendongeng.

"Penggabungan kedua kata tersebut menjadi frase tanpa arti. Dengan maksud agar tidak terbatas dalam koridor sebuah genre musik tertentu," kata mereka.

Album Kian Kemari dapat diartikan segala sesuatu yang ke sana kemari dalam benak si penulis lagu, dalam bahasa akrab, bisa juga disebut 'ngalor-ngidul'.

Berdurasi total 30 menit dan telah tersedia di seluruh platform streaming musik, Kian Kemari terdiri atas 9 tembang, yakni Waru (Di Batas Kota Itu), Kawan Lama, Turun Main, Tersesat, Bilik Kelabu, Pseudo Romansa, Ranum, Muak, dan Ya Dijalani. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.