Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Menguat Jelang Debat Cawapres Soal Ekonomi Nasional

📅 Jumat, 22 Des 2023, 09:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Menguat Jelang Debat Cawapres Soal Ekonomi Nasional Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (26/4/2023).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak menguat menjelang debat calon wakil presiden (cawapres) yang mengangkat tema perekonomian nasional pada Jumat (22/12) malam ini.

IHSG dibuka dibuka menguat 16,00 poin atau 0,22 persen ke posisi 7.225,62. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,50 poin atau 0,36 persen ke posisi 967,67.

"IHSG berpeluang bergerak volatile pada hari ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Fokus pelaku pasar masih tertuju pada debat cawapres pada malam ini pukul 19:00 WIB, yang mempertemukan tiga cawapres yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

Pada debat kedua ini, tema yang akan diangkat adalah ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Debat menjadi menarik untuk disimak karena setidaknya bisa memberi petunjuk kemana arah kebijakan masing-masing cawapres, yang akan berdampak besar terhadap kebijakan ekonomi Indonesia ke depan.

Kemarin, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuannya di level 6 persen.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) pada malam hari, yang mana penting karena dijadikan pertimbangan utama The Fed untuk menentukan kebijakan moneternya.

Konsensus memperkirakan PCE akan melandai ke angka 2,8 persen periode November 2023, yang akan memberikan dampak positif bagi global, termasuk Indonesia karena artinya dengan kondisi saat ini telah mampu menekan inflasi PCE AS.

Bursa ekuitas Wall Street berakhir menguat, merespons data ekonomi yang memicu optimisme The Fed akan melonggarkan kebijakan moneter.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,87 persen, indeks berbasis luas S&P 500 melesat 1,03 persen, serta Nasdaq Composite Index menguat 1,26 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 3,30 poin atau 0,01 persen ke 32.762,30, indeks Hang Seng menguat 174,38 poin atau 1,05 persen ke 16,454,85, indeks Shanghai melemah 6,73 poin atau 0,23 persen ke 2.924,07, dan indeks Straits Times menguat 0,98 poin atau 0,03 persen ke 3.112,25.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.