Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Dukung untuk Mewujudkannya, Mahasiswa Surabaya Serukan Pemilu Damai Tanpa Provokasi

📅 Jumat, 22 Des 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Dukung untuk Mewujudkannya, Mahasiswa Surabaya Serukan Pemilu Damai Tanpa Provokasi Doc: ANTARA/HO-Guntur
Ket. Ratusan perwakilan dari organisasi mahasiswa saat melakukan aksi "BEM Unair Memanggil Mahasiswa Mengawal Pesta Demokrasi tanpa Provokasi" di Universitas Airlangga, Kamis (21/12/2023).

Surabaya - Sekitar 250 orang perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa di Kota Surabaya menyerukan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan damai tanpa adanya provokasi melalui aksi "BEM Unair Memanggil Mahasiswa Mengawal Pesta Demokrasi tanpa Provokasi" di Universitas Airlangga, Kamis.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair Anang Jazuli mengatakan dengan pemilu yang berjalan jujur dan adil mampu mewujudkan pemilu yang damai tanpa provokasi.

"Kami mengimbau mahasiswa sebagai insan intelektual, golongan akademis yang mengedepankan pola pikir kritis, untuk tetap menjunjung tinggi etika dan fokus pada substansi bukan menjelekkan seseorang," katanya.

Ratusan mahasiswa yang ikut dalam aksi tersebut di antaranya berasal dari BEM Unair, BEM Universitas Negeri Surabaya, BEM Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim dan BEM Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Selain itu turut hadir dalam aksi tersebut adalah perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Anang menambahkan ia sepakat bahwa kritik harus tetap disuarakan, substansi harus tetap disampaikan, namun tetap mengedepankan etika.

"Kami sepakat harus tetap menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik terutama terkait pemilu dan pilpres 2024 dengan cara yang baik, santun dan beretika sehingga maksud dan substansi bisa tersampaikan pada masyarakat," katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair Ambu menyatakan boleh saja mengkritisi namun harus tetap mengedepankan moral.

"Mari kawal demokrasi tanpa provokasi agar pemilih lebih cerdas memilih pemimpinnya," ujar Ambu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.