Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Nelayan untuk Waspadai Gelombang 2.5 Meter di Selatan Banten

📅 Rabu, 20 Des 2023, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Nelayan untuk Waspadai Gelombang 2.5 Meter di Selatan Banten Doc: antarafoto
Ket. Nelayan tak melaut.

LEBAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat dan nelayan untuk mewaspadai gelombang setinggi 2.50 meter di Perairan Selatan Banten.

"Kami berharap nelayan tetap waspada jika melaut untuk mengutamakan keselamatan," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana, di Lebak, Rabu (20/12).

Ketinggian gelombang Perairan Selatan Banten sepanjang ,Rabu pagi hingga dini hari berkisar antara 1.25 sampai 2.50 meter, sehingga resiko tinggi terhadap keselamatan.

Begitu juga Perairan Selat Sunda bagian barat, Selat Sunda bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Banten.

Kondisi gelombang tinggi itu tentu nelayan dapat meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan kecelakaan laut.

Para nelayan itu beroperasi di Pantai Anyer, Carita, Labuan, Panimbang, Sumur, Cikeusik, Binuangeun, Tanjung Panto, Cihara, Sukahujan, Panggarangan, Bayah , Pulomanuk dan Sawarna.

"Kami minta nelayan waspada tinggi gelombang di Perairan Banten sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya menjelaskan.

Sementara itu, nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Carita Kabupaten Pandeglang, Nano (55) mengatakan dirinya melaut pada Rabu dini hari dan pulang pukul 10.00 WIB dengan selamat dan menghasilkan tangkapan cukup lumayan hingga mencapai 200 kilogram, padahal gelombang cukup tinggi dan angin kencang.

Kebanyakan tangkapan itu jenis tongkol, ikan kue, cakalang, kakap dan layur. "Kami tentu bisa melaut jika gelombang 2.50 meter, namun penuh hati- hati dan waspada untuk keselamatan jiwa," kata Nano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.