Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Limapuluh Kota

📅 Senin, 18 Des 2023, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Limapuluh Kota Doc: antarafoto
Ket. Petugas memberikan bantuan pada seorang anak korban banjir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

PADANG - Tingginya intensitas hujan dari Minggu (17/12) hingga Senin (18/12) pagi membuat sejumlah wilayah di beberapa kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami banjir dan tanah longsor.

"Tingginya intensitas hujan sejak Minggu (17/12) pukul 23.00 WIB hingga Senin (18/12) pukul 10.00 WIB mengakibatkan luapan sungai di beberapa wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota Rahmadinol, di Padang, Senin.

Ia mengatakan terdapat empat kecamatan yang terkena banjir yakni Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Harau, Kecamatan Gunuang Omeh, dan Kecamatan Mungka.

Untuk Kecamatan Pangkalan Koto Baru banjir terjadi di Nagari Gunuang Malintang Jorong Lubuak Omeh, yang sempat menutup jalan Pangkalan - Kapur IX.

Sementara untuk Kecamatan Harau terjadi di Nagari Tarantang, Nagari Harau, Nagari Sarilamak, dan Nagari Solok Bio-Bio. Banjir juga terjadi di Kecamatan Mungka tepatnya di Nagari Simpang Kapuak.

"Terakhir banjir terjadi di Kecamatan Gunuang Omeh yaitu di Nagari Koto Tinggi dan Nagari Pandam Gadang," ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, juga terjadi longsor di Kabupaten Limapuluh Kota seperti longsor ruas jalan Tungka-Situmbuak Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan longsor ruas jalan Nagari Ladang Laweh.

"Hingga saat ini BPBD, Kodim 03/06 50 Kota, Polres Limapuluh Kota, Basarnas, Dinas Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan relawan, masih di lapangan melakukan evakuasi korban banjir dan pembersihan material longsor," ujarnya.

Rahmadinol juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya yang kediamannya di pelantaran sungai maupun di lokasi-lokasi rawan longsor, meningkatkan kewaspadaan. Demikian pula dengan pengendara saat musim penghujan.

"Hati-hati dalam berkendara, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan akan melewati ruas jalan yang rawan longsor, kami sarankan untuk beristirahat terlebih dahulu," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.