Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Syekh Nawaf, Emir yang Berkuasa di Kuwait Wafat pada Usia 86 Tahun

📅 Minggu, 17 Des 2023, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Syekh Nawaf, Emir yang Berkuasa di Kuwait Wafat pada Usia 86 Tahun Doc: AP/Nasser Waggi
Ket. Sheik Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah menghadiri sesi penutupan KTT Arab ke-25 di Istana Bayan di Kota Kuwait, Rabu, 26 Maret 2014.

KUWAIT CITY - Emir Kuwait Syekh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah wafat pada usia 86 tahun setelah tiga tahun berkuasa, Sabtu (16/12). Dengan demikian Kuwait mengalami transisi cepat ke emir baru.

Syekh Nawaf digantikan oleh saudara tirinya, Sheikh Meshal, yang mengambil alih emirat Teluk yang kaya minyak pada usia 83 tahun, televisi pemerintah melaporkan.

Sheikh Meshal, yang telah menjalankan beberapa tugas konstitusional emir pada 2021, telah menghabiskan sebagian besar karirnya di bidang keamanan dan intelijen Kuwait. Ia menjaga jarak dari perselisihan sengit internal keluarga kerajaan.

Pemerintahan pendahulunya singkat namun penuh gejolak, ditandai dengan kekacauan politik dan tantangan ekonomi yang dipicu oleh jatuhnya harga minyak yang membuat Kuwait tertinggal dari negara-negara tetangganya yang kaya di Teluk: Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi.

TV pemerintah menghentikan program regulernya dan beralih ke siaran bacaan Alquran sebelum mengumumkan kematian Syekh Nawaf.

"Dengan sangat sedih dan duka, kami berduka... atas meninggalnya Syekh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah, emir Negara Kuwait," kata sebuah pernyataan.

Kantor-kantor publik akan ditutup selama tiga hari dan 40 hari berkabung diumumkan.

Syekh Nawaf, yang akan dimakamkan pada hari Minggu. Ia sempat dirawat di rumah sakit pada bulan November karena kondisi "darurat" yang dirahasiakan, namun dalam kondisi stabil.

"Proses suksesi yang lancar dan teratur...merupakan bukti kematangan sistem politik (Kuwait)," kata Abdullah Al Shayji, seorang profesor ilmu politik di Universitas Kuwait di media sosial.

Emir Rendah Hati

Lahir pada 1937, Syekh Nawaf mengambil alih jabatan emir pada September 2020 setelah kematian saudara tirinya lainnya, Syekh Sabah, pada usia 91 tahun.

Kuwait, sebuah negara konservatif di mana kekuasaan kedaulatan terkonsentrasi di tangan keluarga penguasa Al-Sabah, merupakan rumah bagi parlemen paling aktif dan berkuasa di Teluk.

Namun perselisihan yang berulang antara anggota parlemen terpilih dan menteri kabinet yang dilantik oleh keluarga penguasa telah menghambat upaya pembangunan dan mematahkan semangat investor.

Pada masa pemerintahan Syekh Nawaf, ada tiga pemilihan parlemen dalam beberapa tahun, dan lima susunan pemerintahan yang berbeda pada tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.