Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LPS Sebut Penyaluran Kredit ke Industri Pariwisata Capai Rp128,2 Triliun

📅 Minggu, 17 Des 2023, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
LPS Sebut Penyaluran Kredit ke Industri Pariwisata Capai Rp128,2 Triliun Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa saat menjawab pertanyaan awak media usai acara Malam Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia di Jakarta, Jumat (16/12/2023).

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hingga September 2023, penyaluran kredit perbankan ke industri pariwisata mencapai Rp128,2 triliun.

"Penyaluran kredit perbankan ke sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makanan minuman yang merupakan bagian dari industri pariwisata per bulan September 2023 mencapai Rp128,2 triliun atau tumbuh 4,57 persen year on year, yang tertinggi sejak Agustus 2021," kata Purbaya dalam acara Malam Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia di Jakarta, Jumat (15/12).

Purbaya menilai bahwa angka tersebut masih terlalu kecil. Seharusnya penyaluran kredit perbankan untuk pariwisata Tanah Air mampu mencapai di atas Rp500 triliun.

Hal itu mengingat besarnya potensi industri pariwisata mulai dari sektor perhotelan, transportasi, hingga variasi destinasi wisata. Bisnis-bisnis tersebut membutuhkan dukungan finansial dari perbankan dalam pengembangan infrastruktur, perbaikan layanan, dan meningkatkan kualitas produk pariwisata secara keseluruhan.

"Kalau kita lihat total DPK (Dana Pihak Ketiga) sekitar Rp8.000 triliun, kalau LDR (Loan to Deposit Ratio) sebesar sekitar Rp7.700 triliun, jadi Rp128 triliun itu masih terlalu kecil," ujarnya.

Adapun berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DPK perbankan tercatat sebesar Rp8.147 triliun dengan rasio simpanan terhadap kredit (loan to deposit ratio/LDR) sebesar 83,92 persen.

Oleh karena itu, LPS mendorong industri perbankan untuk menyalurkan kredit ke industri-industri yang berkaitan dengan sektor pariwisata Indonesia. Purbaya memproyeksikan ke depannya, penyaluran kredit ke sektor pariwisata akan tumbuh lebih tinggi mengingat kondisi perekonomian yang telah pulih pasca pandemi COVID-19.

Namun, bagaimanapun juga menurutnya kebijakan pemerintah masih memainkan peran vital untuk mampu mengembangkan pariwisata Indonesia.

"Kalau didorong, bisa lebih cepat lagi (pertumbuhan kredit), tergantung fokus program pemerintah seperti apa, saya pikir saat ini (kebijakan) sudah bagus, tapi saya pikir bisa lebih cepat lagi," cakap Purbaya.

Dalam sambutannya, Purbaya juga menyampaikan bahwa industri pariwisata merupakan salah satu sumber devisa bagi Indonesia melalui aktivitas ekspor jasa.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), industri pariwisata menghasilkan devisa mencapai 6,72 miliar dolar AS pada tahun 2022.

Tren positif tersebut berlanjut hingga tahun 2023, yang mana industri itu telah menghasilkan penerimaan devisa mencapai 6,08 miliar dolar AS hanya dalam semester pertama tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.