Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Arah The Fed

📅 Kamis, 14 Des 2023, 07:53 WIB | Oleh:
Menanti Arah The Fed Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah melanjutkan, hari ini (14/12). Sentimen penggerak rupiah diperkirakan berasal dari hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed.

Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong menilai, apabila the Fed hawkish atau agresif, maka rupiah akan kembali tertekan. Menurutnya, investor saat ini mengantisipasi sikap hawkish Gubernur The Fed Jerome Powell.

Karenanya, Lukman memproyeksilan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (14/12), bergerak di kisaran 15.600-15.750 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Rabu (13/12), melemah sebesar 40 poin atau 0,25 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.661 rupiah per dollar AS.

Rupiah melemah dipengaruhi data inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih jauh dari target sehingga memicu ekspektasi pasar Bank Sentral AS (The Fed) masih akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga acuannya.

"Rupiah masih akan berkonsolidasi dan berpotensi melemah terhadap dollar AS hari ini menantikan keputusan suku bunga acuan AS di Kamis dini hari nanti," kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra di Jakarta.

Inflasi Indeks Harga Konsumen AS pada November 2023 tercatat sebesar 3,1 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Data tersebut menunjukkan bahwa inflasi AS masih sulit turun ke target dua persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.