Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Maros Kolaborasi dengan Poltani Pangkep dan Unhas untuk Bisa Tekan Prevalensi Stunting

📅 Senin, 11 Des 2023, 05:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Maros Kolaborasi dengan Poltani Pangkep dan Unhas untuk Bisa Tekan Prevalensi Stunting Doc: Antara/ Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi penanganan dan upaya menekan angka prevalensi Stunting mendukung tumbuh kembang anak.

Maros - Pemerintah Kabupaten Maros berkolaborasi dengan tim dari Politeknik Pertanian (Poltani)Negeri Pangkep, Universitas Hasanuddin untuk menekan angka prevalensi stunting di Kabupaten Maros, Sulsel.

"Kami berkolaborasi dalam pelaksanaan program Peningkatan Status Gizi Masyarakat Melalui Pemenuhan Gizi Protein untuk percepatan penurunan angka stunting," kata Wakil Bupati Maros Hj Suhartina yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Stunting (TPPS) Kabupaten Maros, Minggu.

Dia mengatakan, untuk program tersebut Kabupaten Maros menjadi salah satu titik lokus kegiatan.

Kegiatan ini juga merupakan program dari Kemendikbudristek yang bertajuk "Matching Fund Vokasi 2023".

Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak Politani Pangkep untuk rencana pelaksanaan kegiatan terkait penurunan angka stunting di Kabupaten Maros dan berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sampai pada pencapaian target terealisasi.

Dia menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan akan membantu menumbuhkan kemandirian masyarakat melalui kegiatan produktif dengan penerapan pertanian terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Program ini juga melibatkan mitra dari PT Japfa Comfeed Tbk Unit Makassar sebagai salah satu industri besar bidang peternakan. Diketahui bahwa Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanralili dan Kecamatan Tompubulu menjadi titik lokasi pelaksanaan kegiatan.

Wakil Bupati Maros selalu menekankan perhatian Pemerintah Kabupaten Maros terhadap penurunan stunting menjadi salah satu prioritas, karena stunting merupakan ancaman terhadap kualitas Sumber Daya Manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.