OIKN Perbaiki Jalan Menuju Objek Wisata

Senin, 11 Des 2023, 00:01 WIB

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan perbaikan jalan desa yang berpotensi jadi objek wisata di Kalimantan Timur demi peningkatan perekonomian masyarakat.

"Perbaikan jalan desa berpotensi wisata akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung karena akses menuju desa mulus," kata Direktur Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, di Penajam, Sabtu (9/12).

Ket. Foto: MUHSIN PALINRUNGI Direktur Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN - Perbaikan jalan desa berpotensi wisata akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung karena akses menuju desa mulus. — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, Muhsin mengatakan akses jalan yang baik dan mulus menuju objek wisata juga akan berdampak pada sektor lain sehingga berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat Provinsi Kaltim.

Muhsin mengatakan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kaltim harus menjadi perhatian utama lewat perbaikan jalan desa sehingga warga lokal tidak hanya menjadi penonton pertumbuhan ekonomi di kampung mereka.

Sektor pariwisata, lanjutnya, akan menjadi dongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di kabupaten dan kota di provinsi itu.

Dia mengatakan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata Kaltim dilakukan pelatihan manajemen pengelolaan homestay dengan melibatkan lambaga pelatihan kerja.

Homestay adalah rumah tinggal penduduk yang dijadikan penginapan untuk disewakan kepada pengunjung. Dengan penyewaan itu, warga bisa mendapatkan penghasilan.

Dukung UMKM

Selain koordinasi perbaikan jalan dan pelatihan SDM untuk desa wisata, Otorita IKN juga mendukung pelaku sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi peningkatan perekonomian.

Kegiatan dukungan terhadap pelaku UMKM itu, lanjut Muhsin, yaitu pelatihan pengemasan produk UMKM lokal agar dapat dipasarkan ke luar daerah.

"Kemasan produk yang menarik pembeli menjadi faktor penting sebagai promosi. Kemasan itu harus menarik perhatian ketika ditawarkan ke luar daerah," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun, meminta pemerintah provinsi mempersiapkan secara matang lonjakan jumlah penduduk akibat perpindahan IKN Nusantara ke Benua Etam. "Perencanaan yang matang perlu dilakukan agar tidak menimbulkan masalah baru pada masa mendatang," kata Samsun.

Legislator daerah pemilihan Kutai Kartanegara itu mengatakan lonjakan penduduk akan berdampak pada berbagai aspek, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Samsun menyampaikan diversifikasi ekonomi sebagai langkah strategis Kaltim menghadapi perpindahan IKN serta periode pasca-pertambangan. Kaltim, perlu mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru seperti pertanian, hingga ekonomi kreatif yang terfokus pada sektor non-tambang.

"Sektor yang dapat ditonjolkan di Kaltim setelah perekonomian dari sektor tambang adalah pertanian, melalui infrastruktur irigasi dan fasilitas pendukung," katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu meminta Pemprov Kaltim agar meningkatkan pembangunan infrastruktur guna menyambut perpindahan ibu kota negara. "Pemerintah provinsi perlu meningkatkan infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, jaringan internet, dan sarana pendukung lainnya," ujar Samsun.

Peningkatan infrastruktur, menurutnya, bertujuan mengantisipasi lonjakan penduduk dan dampak-dampak lain dari pemindahan IKN. Namun, dia menekankan masyarakat lokal dalam pembangunan IKN juga perlu dilibatkan dan bukan hanya sebagai penonton.

Masyarakat, terutama para pelaku usaha berbagai sektor, perlu dilibatkan dalam pembangunan masif IKN Nusantara agar dampak perekonomian terasa. Dia menambahkan pembangunan sumber daya manusia berkualitas juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari persiapan menyambut perpindahan IKN.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.