Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelestarian Budaya, Museum Lambung Mangkurat Kalsel Koleksi 12.149 Artifak

📅 Minggu, 10 Des 2023, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelestarian Budaya, Museum Lambung Mangkurat Kalsel Koleksi 12.149 Artifak Doc: ANTARA/Sukarli
Ket. Museum Lambung Mangkurat milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru pada beberapa waktu lalu.

Banjarmasin - Pelestarian budaya, Museum Lambung Mangkurat milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengoleksi total 12.149 artifak atau benda peninggalan bersejarah yang ditemukan di provinsi tersebut.

"Semua masih terjaga utuh dan lestari," ujar Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar di Banjarbaru, Sabtu.

Menurut dia, barang atau benda yang memiliki arti sejarah tersebut terbagi 10 jenis koleksi.

Taufik menyebutkan sepuluh jenis koleksi benda purbakala tersebut, yakni Geoligika sebanyak 123 benda, Biologika (190 benda), Etnografika (6.384 benda), Arkeologika (239 benda), dan Historika (499 benda).

Kemudian, kata dia, Numismatika/Heraldika mencapai 3.335 benda, Filologika (162 benda), Keramologika (994 benda), Seni Rupa (143 benda) dan Teknologika (80 benda).

"Yang kita pamerkan di museum saat ini hanya sekitar 20 persen," tutur Taufik.

Kemudian sebagian artifak disimpan dan dipelihara, namun sewaktu-waktu juga dikeluarkan untuk dipamerkan.

"Memang dalam beberapa tahun ini tidak bertambah signifikan koleksi di mesum kita," ujarnya.

Karena, dikatakan Taufik, tentunya barang yang masuk museum diseleksi dengan ketat termasuk penelusuran sejarahnya.

Koleksi barang bersejarah di Museum Lambung Mangkurat, kata Taufik, sudah cukup lengkap dari sejarah alam, kebudayaan, kesenian, kehidupan hingga peninggalan kerajaan/kesultanan dan perjuangan saat melawan penjajah.

Taufik menegaskan semua barang tersebut sangat berharga bagi negeri terutama Kalsel, sehingga harus memperhatikan keamanan dan kelestarian.

Museum Lambung Mangkurat diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr Daoed Yoesoef pada 10 Januari 1979, saat ini cukup ramai dikunjungi wisatawan.

Apalagi, Museum Lambung Mangkurat yang berada di Kota Banjarbaru tersebut kini ditetapkan sebagai salah satu situs Geopark Pegunungan Meratus Nasional yang diajukan untuk diakui UNESCO Global Geopark (UGGp) atau geopark dunia.

Karenanya, Pemprov Kalsel membenahi kondisi museum, sehingga pengunjung merasa nyaman melihat berbagai benda purbakala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.