Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Membantu, KPU Samarinda Membutuhkan 17.941 Petugas KPPS Pemilu 2024

📅 Jumat, 08 Des 2023, 23:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Membantu, KPU Samarinda Membutuhkan 17.941 Petugas KPPS Pemilu 2024 Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi KPU
Ket. Pelaksanaan apel di halaman Kantor KPU Kota Samarinda.

Samarinda - Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda, Kalimantan Timur, membutuhkan sebanyak 17.941 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2024.

Petugas KPPSsebanyak akan bertugas pada 2.563 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Tepian.

"Setiap TPS akan diisi tujuh petugas KPPS yang memiliki tugas krusial dalam pemungutan dan perhitungan suara," ujar anggota KPU Kota Samarinda Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Dwi Haryono di Samarinda, Jumat.

Dia mengajak warga Samarinda, terutama generasi muda yang memahami teknologi, untuk berpartisipasi sebagai petugas KPPS karena petugas itu mempunyai peran penting dalam penyelenggaraan, kelancaran, dan integritas pemilu.

Dwi menyampaikan pendaftaran calon petugasKPPS akan dibuka mulai 11 hingga 20 Desember 2023 dengan persyaratan antara lain warga negara Indonesia (WNI), berusia 17 hingga 55 tahun, berpendidikan minimal SMA atau sederajat, dan tidak terafiliasi dengan partai politik, serta sehat jasmani.

Dwi juga menginformasikanhonor ketua KPPS naik dari Rp550 ribu pada Pemilu 2019 menjadi Rp1,2 juta pada Pemilu 2024. Sementara honor anggota KPPS juga naikmenjadi Rp1,1 juta dari yang sebelumnya Rp500 ribu.

"Kami berharap masyarakat berkontribusi aktif menyukseskan pesta demokrasi tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, anggota KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDMNajibmengatakan pihaknya akan menyiapkan sebanyak 5.128 orang petugas pengamananTPS.

"Peran mereka sangat vital dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban di setiap TPS, serta mengawal keamanan kotak suara," ujar Najib.

Setiap TPS, jelas Najib, akan dijaga dua petugas pengamanan yang akan bekerja sama dengan tujuh petugas KPPS untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan pemilu.

Najib juga menjelaskan tugas petugas pengamanan TPS tidak terbatas menjaga kotak suara. "Mereka juga bertanggung jawab mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu," ujarnya.

Petugas pengamananTPS akan mendapatkan pelatihan khusus untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka, termasuk memastikan hanya mereka yang namanya tercantum pada daftar pemilih tetap (DPT) diperbolehkan area TPS.

Sebagai insentif tambahan, KPU Kota Samarinda mengumumkan kenaikan honor untuk petugas pengamananTPS.

"Ada kenaikan honor dari Rp500 ribu menjadi Rp700 ribu. Kami harapkan kenaikan honor itu menambah motivasi petugas untuk lebih bersemangat dalam mengamankan jalannya pemilu," kata Najib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.