Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kiat Melakukan Pendakian Gunung Agar Tetap Aman

📅 Kamis, 07 Des 2023, 17:11 WIB | Oleh:
Kiat Melakukan Pendakian Gunung Agar Tetap Aman Doc: ANTARA/Pixabay/Hermann
Ket. mendaki gunung.

JAKARTA - Untuk merayakan Hari Gunung Internasional yang jatuh pada 11 Desember, pendaki, pemandu gunung, pemanjat tebing, dan pelari gunung asal Indonesia Fandi Achmad Agi membagikan sejumlah kiat untuk melakukan aktivitas pendakian gunung dengan tepat agar tetap aman dilakukan oleh para pendaki.

"Tantangan setiap mendaki gunung pasti akan berbeda-beda. Walaupun gunungnya sama, tetapi kita melakukan pendakian di waktu berbeda itu pasti rintangannya beda, misalkan naik gunung di musim panas dan musim hujan itu berbeda," kata Agi saat dihubungi ANTARA, Kamis.

Menurutnya, pemilihan waktu dalam mendaki gunung sangat penting untuk diperhatikan agar persiapan yang dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. Ia juga menyarankan untuk mempelajari tipikal dan kondisi gunung yang akan didaki, misalnya struktur tanah, cuaca, ketinggian, dan hal-hal penting lainnya.

"Tantangan yang menurut sayachallengingitupasnaik gunung ke Carstensz Pyramid (Puncak Jaya Wijaya) di Papua. Yang membedakan mendaki Carstenz dengan gunung-gunung lainnya adalah pertama mendaki gunung itutechnical, jadi kita harus mempelajaribasic rock climbing,kedua cuaca hujan di ketinggian gunung," jelas dia.

Kebanyakan, gunung-gunung di Indonesia tidak ditutupi oleh salju, melainkan hujan, sehingga kondisi hujan lebat dapat membuat pakaian dan perlengkapan menjadi basah. Oleh karena itu, penting untuk memilih waktu yang tepat saat mendaki gunung serta mempersiapkan kebutuhan saat melakukan pendakian.

Ia pun mengimbau agar para pendaki siap menghadapi kondisi dan perubahan cuaca yang sangat mungkin terjadi saat berada di ketinggian, serta berhati-hati dengan kondisi jalan yang licin.

"Persiapkan fisik, kadang-kadang banyak orang naik gunung tanpa ada persiapan fisik yang baik. Gimana pun, mendaki gunung atau berkegiatan di alam bebas itu kegiatan fisik yang berat," kata peraih peringkat 1 di Asia dalam kompetisi Ultra-Trail du Mont-Blancitu.

Dengan persiapan fisik yang baik, pendaki dapat mengukur dan menikmati kegiatan pendakian dengan baik. Tanpa persiapan fisik yang memadai, pendaki berisiko dapat mengalami cedera dan tentunya dapat mengganggu kenyamanan diri sendiri maupun orang lain.

"Kemudian, persiapan pengetahuan. Kita tahu peralatan apa saja yang harus dibawa kalau mendaki gunung, pelajari dulu karakter gunung, cuacanya," saranAgi.

Baginya, keterampilan dasar beraktivitas di alam, seperti membaca navigasi, mendirikan tenda, mengemas barang, melakukan pertolongan pertama, hingga keterampilan memasak perlu dimiliki oleh seorang pendaki gunung. Dengan begitu, seorang pendaki dapat melakukan aktivitas pendakian dengan lebih baik.

Namun, saat terjadi krisis bencana di atas gunung, seperti gunung meletus atau badai, Agi mengatakan bahwa hal terbaik yang harus dilakukan pendaki adalah langsung turun menuju bawah gunung. Jangan menunggu di atas gunung dan segeralah turun ke bawah atau jauhi puncak gunung karena kondisi di atas jauh lebih berbahaya.

"Kita harus pelajari titik-titik evakuasinya, jika terjadi bencana ke mana kita harus berlari. Itu harus dilakukan dengan cepat," katanya.

Dia juga berpesan agar para pendaki tetap menjaga kelestarian lingkungan di gunung, seperti tidak meninggalkan sampah di lokasi pendakian, tidak memburu hewan, dan tidak mengambil apapun dari sana.

"Kalau saya selalu mengikuti kata-kata John Muir, yaitu 'Take nothing but picture', 'Kill nothing but time', dan 'Leave nothing but footprint'. Itu buat saya kepakaibanget," kata pendaki gunung yang sudah memiliki pengalaman selama 25 tahun itu.

Dia pun berharap pengelolaan kawasan gunung di Indonesia dapat meningkat lebih baik, dengan bercermin dari pengelolaan kawasan gunung di negara lain. Menurut Agi, saat ini masih banyak pengelolaan gunung di Indonesia yang kurang terfasilitasi dengan baik, sehingga mengurangi kenyamanan para pendaki.

Dia menambahkan, "Harapannya, ke depan pendaki-pendaki kita lebihresponsible. Jadi, naik gunung harus melakukan persiapan supaya diaenjoy dan tidak mengganggu orang lain," begitu masukan dari dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.