Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar Pranowo Tegaskan Membangun Indonesia dengan Meninggalkan Budaya Salah Besar

📅 Rabu, 06 Des 2023, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Pranowo Tegaskan Membangun Indonesia dengan Meninggalkan Budaya Salah Besar Doc: ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Ket. Capres RI Ganjar Pranowo menyapa tokoh masyarakat adat Dayak dan lintas agama di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023).

Jakarta - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan membangun Indonesia dengan meninggalkan budayanya adalah sebuah kesalahan besar.

"Membangun Indonesia dengan meninggalkan kebudayaan itu keliru besar, salah besar. Membangun Indonesia dengan melibatkan partisipasi dari kelompok masyarakat itulah yang sebenarnya banyak disebut dalam teori modern, semua mesti terlibat,no one left behind," kata Ganjar dalam silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan lintas agama di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Menurut Ganjar membangun Indonesia tidak bisa dipisahkan dari pembangunan daerah dan dalam membangun Indonesia yang terdiri dari bermacam suku, agama, ras, dan berbagai aspek lainnya.

Namun kadang pembangunan daerah bisa saja terhambat oleh satu dan lain hal, meski demikian solusi terhadap masalah tersebut tak jarang bisa ditemukan pada kearifan lokal.

"Kalau kita ingin membangun daerah, lokalitas rasa-rasanya tidak bisa diabaikan. Karena apa? Karena dari sana ada banyak sekali nilai-nilai kearifan yang bisa dipakai untuk menyelesaikan persoalan yang seringkali begitu rumit," ujarnya.

Oleh karena itulah Ganjar akan mengajak para tokoh masyarakat setempat dan tokoh lintas agama setempat untuk berdiskusi dalam rangka mencari masukan untuk membangun Kalimantan Timur.

"Hari ini saya sebenarnya lebih ingin mendengarkan nanti apa-apa yang akan disampaikan bapak ibu agar menyempurnakan visi misi dan program, khususnya yang ada di Kalimantan Timur," tutur Ganjar.

Dalam kesempatan itu Ganjar juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur yang selama ini telah mengawal tenun kebangsaan.

"Ketika kita akan membangun sesuatu untuk kesejahteraan bersama, pasti kita akan mendengarkan nilai-nilai, kita akan mengikuti nilai-nilai yang ada di sana," kata Ganjar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.