Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, 14 Ribu Benih Ikan Gabus Ditabur di Danau Ini

📅 Minggu, 03 Des 2023, 02:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, 14 Ribu Benih Ikan Gabus Ditabur di Danau Ini Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Indriarti Ritadewi (dua kiri) melepasliarkan benih ikan di kawasan Danau Tundai.

Palangka Raya - Kabar gembira, Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan "restocking" ataumenabur 14 ribu benih ikan di Danau Tundai, Kecamatan Sabangau.

"Program ini rutin kita laksanakan setahun dua kali, kemarin di Danau Tahai dan Danau Hanjalutung dan juga kita laksanakan di Danau Tundai yaitu dengan menebar sebanyak 14 ribu benih ikan gabus," kata Indri di Palangka Raya, Sabtu.

Indriarti mengatakan, kegiatan pelepasliaran benih ikan ini yang rutin dilaksanakan oleh Pemkot Palangka Raya bertujuan untuk menjaga keberadaan dan kelestarian ikan lokal di perairan umum.

Ia menambahkan, 'restocking' benih ikan lokal ini memang dilakukan di semua perairan di lima kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya. Namun untuk pelaksanaanya dilakukan secara bergiliran.

"Tidak hanya di Danau Tundai, Danau Hanjalutung dan Danau Tahai saja, penebaran benih ikan ini kita laksanakan di semua perairan di lima Kecamatan di Kota Palangka Raya. Terlebih kita juga setiap tahunnya mendapatkan bantuan benih ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Kalimantan Selatan," katanya.

Dia pun mengajak masyarakat "Kota Cantik" bijak memanfaatkan potensi di danau tersebut. Caranya di antaranya seperti menangkap ikan dengan cara ramah lingkungan dan menjaga habitat alam agar ikan tetap dapat berkembang biak dengan baik.

Pelepasliaran benih ikan ini dipusatkan di tempat yang dinilai mengalami penurunan ketersediaan jumlah ikan yang biasa dipanen dan dikonsumsi para nelayan," katanya.

Selain itu juga untuk mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang.

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan jaring maupun racun dalam penangkap ikan agar tidak mematikan ikan-ikan kecil. Jika saat menangkap ikan terdapat anakan, masyarakat juga diminta melepaskan kembali agar dapat tumbuh besar.

"Harapan saya kegiatan ini memberikan manfaat langsung sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan hidup nelayan kecil. Selain itu sebagai penopang ekonomi masyarakat atau UMKM dalam membuat produk olahan berbahan ikan," katanya.

Kota Palangka Raya memiliki perairan seluas 515,8 kilometer yang terdiri dari luas sungai 100,09 Kilometer, rawa seluas 400,03 Kilometer dan danau seluas 13,63 kilometer.

Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini sendiri dilalui tiga sungai besar yakni Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sabangau serta memiliki sebanyak 103 danau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.