Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fadillah Arbi Ambil Banyak Pelajaran dari SS600

📅 Minggu, 03 Des 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Fadillah Arbi Ambil Banyak Pelajaran dari SS600 Doc: antara

Pembalap Indonesia Fadillah Arbi Aditama memetik banyak pelajaran pada balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 dimana ia turun di kelas Supersports 600 (SS600) dengan mengendarai motor Honda CBR600RR.

Turun sebagai pembalap pengganti, Arbi menyelesaikan kompetisi di posisi ke-14 dengan 28 poin dari dua seri yang ia ikuti di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Indonesia dan Sirkuit Internasional Chang, Thailand. Saat itu ia menggantikan Gerry Salim yang cedera.

Meski hanya turun pada dua seri SS600, Arbi mengaku mendapatkan banyak pelajaran penting untuk meningkatkan skill balapnya karena motor yang dikendarainya di SS600 (600 cc) memiliki kapasitas mesin yang lebih besar dari motornya di JuniorGP (250 cc), kompetisi yang rampung pada bulan lalu dimana ia memiliki satu kemenangan pada balapan kedua di seri Sirkuit de Barcelona-Catalunya.

"Arbi berterima kasih sekali pada Astra Honda Racing Team untuk kesempatan ini di JuniorGP dan ARRC SS600. Overall Arbi cukup senang karena mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri, terutama di ARRC," kata Arbi setelah selesainya balapan kedua seri terakhir ARRC 2023 SS600 di Sirkuit Internasional Chang, Minggu.

"Walaupun motornya kondisinya berbeda, kompetisinya berbeda, sirkuitnya berbeda, cuma di perbaikan diri banyak yang bisa di-improve lagi. Adaptasi Arbi dari motor kecil dan besar, terus kekuatan fisik Arbi, sama cara kontrol emosi karena dengan motor yang lebih besar harus bisa kontrol emosi agar bisa improve," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Arbi berbicara tentang hasil balapan kedua seri terakhir ARRC SS600 yang usai pada hari. Pada balapan di sirkuit sepanjang 4,55 kilometer itu, Arbi finis pada posisi kesembilan, hasil yang lebih baik dari balapan pertama pada Sabtu (2/12) dimana ia gagal finis karena terjatuh.

Start dari posisi kedelapan, pembalap dengan nomor motor 93 itu kesulitan di awal lap yang membuatnya sampai terlempar di posisi buncit.

Ia kemudian bangkit menebus kesalahannya untuk menyelesaikan balapan di posisi kesembilan dengan raihan 7 poin.

"Di race kedua ini, Arbi start ada kesalahan karena mungkin Arbi menekan tombol gak sengaja sehingga RPM (Revolution Per Minute) gak naik. Di lap-lap awal Arbi cukup kesulitan karena dengan adanya kesalahan di start, Arbi jadi terburu-buru yang mengakibatkan banyak melakukan kesalahan di kedua dan ketiga," jelasnya.

"Di lap ketiga pertengahan race, Arbi melebar di tikungan ketiga yang begitu Arbi harus teelempar di posisi terakhir (posisi 12). Race kali ini banyak yang Arbi dapet, dari cara mengontrol emosi, tire live (umur ban), body position (posisi saat menunggangi motor) di motor besar Arbi harus bisa improve lagi," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.