Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Pungli di Kota Tua, Satpol PP Jakarta Barat Perketat Pengawasan

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Viral Pungli di Kota Tua, Satpol PP Jakarta Barat Perketat Pengawasan Doc: ANTARA
Ket. Situasi simpang Jalan Kunir–Jalan Kemukus, Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Tamansari, lokasi yang digunakan dua orang "Pak Ogah" mengambil pungutan liar dengan membuka akses barrier beton (pembatas jalan), Senin (9/2/2026).

JAKARTA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat bersama unsur terkait melakukan penertiban serta pemantauan di kawasan simpang Jalan Kunir–Jalan Kemukus, Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Tamansari.

Langkah itu dilakukan menyusul viralnya dua orang "Pak Ogah" yang melakukan pungutan liar dengan membuka akses barrier beton (pembatas jalan).

“Sekarang udah enggak ada pungli di situ dan itu juga sudah kita tutup kembali barrier nya dengan dua lapis. Sehingga penguatan barriernya tidak mudah untuk dipindahkan,” kata Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar, saat dihubungi di Jakarta, pada Senin (09/2).

Goodman menjelaskan, hingga saat ini dua orang yang diduga terlibat dalam aktivitas pungli tersebut belum ditemukan.

Namun, kata Goodman, petugas telah melakukan penelusuran hingga ke tempat tinggal yang bersangkutan, namun hanya bertemu dengan orang tuanya.

“Kami kemarin sudah mencari terduga pelaku seperti yang beredar di media sosial, tapi belum ditemukan. Kita udah ke rumah orang tuanya, nah pas kita ke sana yang kita jumpai hanya orang tuanya. Jadi orang tuanya kita bikin surat pernyataan,” ujar Goodman.

Ia memastikan sejak penertiban dilakukan, tidak ada lagi aktivitas pungutan liar di kawasan tersebut. Pasalnya, Satpol PP dan Dishub juga rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Sejak kejadian viral, petugas Satpol PP dan Dishub terus kontrol di lapangan. Tujuannya agar tidak ada lagi yang berulah,” ucapnya.

Menurut Goodman, dugaan praktik membuka barrier dan meminta uang dari pengendara itu terjadi belum lama. Saat ini, Good menegaskan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap tertib dan aman bagi masyarakat.

“Aktivitas pungli itu terjadi baru-baru ini pas kondisi lagi macet parah. Namun sekarang anggota kita Satpol PP dan Dishub sudah kontrol setiap hari di sana,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.