Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kim Jong-un Serukan Kesiapsiagaan Militer

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 02:40 WIB | Oleh:
Kim Jong-un Serukan Kesiapsiagaan Militer Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Kunjungi Mabes AU | Pemimpin Kim Jong-un (kiri) sedang mengunjungi markas besar Angkatan Udara Korut saat peringatan Hari Kedirgantaraan pada Kamis (30/11). Kantor berita KCNA melaporkan bahwa pada kunjungan itu, Kim Jong-un menyerukan agar militer Korut untuk siap siaga dalam menanggapi setiap provokasi musuh.

SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menyerukan militernya untuk siap menanggapi setiap provokasi musuh, kata media pemerintah pada Jumat (1/12), setelah Pyongyang berjanji untuk mengerahkan angkatan bersenjata yang lebih kuat dan senjata baru di sepanjang perbatasannya dengan Korea Selatan (Korsel).

Ketegangan di Semenanjung Korea telah meningkat sejak Korut meluncurkan satelit mata-mata pada November lalu, yang mendorong Seoul untuk menangguhkan klausul penting dalam perjanjian militer antar-Korea tahun 2018 dan Pyongyang pada gilirannya menyatakan bahwa pihaknya tidak lagi terikat oleh perjanjian tersebut.

Saat mengunjungi markas besar angkatan udara pada Kamis (30/11) untuk memperingati hari kedirgantaraan negara tersebut, Kim Jong-un meluncurkan pedoman strategis operasional untuk meningkatkan kesiapan militer dan kemampuan perang, kata kantor berita KCNA.

"Dia menetapkan kebijakan operasional dan taktis untuk melawan provokasi militer dan ancaman musuh dengan segera dan kuat," kata KCNA.

Pada kunjungan itu, Kim Jong-un juga menyaksikan pilot pesawat tempur melakukan demonstrasi penerbangan.

"Kim Jong-un memuji angkatan udara karena telah sepenuhnya siap untuk melaksanakan misi tempur udara dengan sempurna dalam situasi apapun yang tidak menguntungkan," imbuh KCNA.

Sanksi Korsel dan AS

Sementara itu pemerintah Korsel dilaporkan telah menjatuhkan sanksi sepihak terhadap orang-orang yang terlibat dalam peluncuran satelit Korut.

"Sebanyak 11 orang dari Administrasi Teknologi Dirgantara Nasional Korut yang terlibat dalam proses peluncuran satelit mata-mata militer Korut, ditetapkan sebagai subjek penerimaan sanksi sepihak oleh Korsel," lapor kantor berita KBS.

Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan pada Jumat (1/12) bahwa pihaknya telah menetapkan 11 orang individu Korut yang terlibat dalam pengembangan satelit mata-mata militer, penyediaan materi terkait, penelitian misil balistik, dan lainnya sebagai penerima saksi sepihak.

10 dari 11 orang tersebut ditetapkan untuk pertama kali sebagai penerima sanksi sepihak di dunia internasional.

Setelah menjatuhkan kembali sanksi sepihak terhadap Korut untuk pertama kali dalam 5 tahun pada Oktober tahun lalu, tercatat Korsel telah menjatuhkan sanksi terhadap total 75 orang individu dan 53 institusi atau organisasi.

Sanksi pun dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap 8 warga Korut dan kelompok peretas, menyusul peluncuran satelit mata-mata militer Korut pada pekan lalu.

Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Kementerian Keuangan AS mengumumkan di laman resminya pada Kamis (30/11) bahwa Kimsuky, sebuah kelompok spionase siber, dan 8 agen Korut yang berbasis di luar negeri, telah ditambahkan ke dalam daftar sanksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.