Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kemacetan Saat Natal dan Tahun Baru, Ditjen Hubdat Lakukan Sejumlah Antisipasi

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Atasi Kemacetan Saat Natal dan Tahun Baru, Ditjen Hubdat Lakukan Sejumlah Antisipasi Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi kemacetan.

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) telah melakukan sejumlah langkah antisipasi dalam rangka memperlancar angkutan jalan untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub, Ahmad Yani menjelaskan seperti tahun sebelumnya, sejak jauh-jauh hari pihaknya telah lakukan kolaborasi dengan pihak terkait, seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan Daerah Kementerian PUPR, asosiasi transportasi darat dan semua stakeholder terkait.

"Dalam menghadapi angkutan Nataru ini kami dan instansi terkait juga melakukan langkah antisipasi jika nantinya terjadi lonjakan perjalanan sehingga menimbulkan kemacetan. Kebijakan-kebijakan tertentu yang akan diambil, dan kolaborasi ini dilakukan dengan berbagai pihak kami lakukan sejak dua bulan lalu. Hal ini untuk membuat angkutan Nataru ini menjadi lancar, sukses dan tidak ada masalah yang berarti," kata Yani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/12).

Ia juga menambahkan jika pihaknya melakukan mitigasi terhadap tempat-tempat kemacetan seperti jalan tol, rest area tentu yang paling sering terjadi adalah daerah dari dan menuju destinasi wisata. Untuk ini Ditjen Hubdat telah berkolaborasi dengan pihak terkait agar tetap aman, selamat, tertib dan lancar.

Yani juga menjelaskan di semua destinasi wisata akan diberlakukan atau dipasang rambu-rambu dan peringatan keselamatan di jalur-jalur menuju lokasi wisata. Hal ini mencegah kemacetan panjang pada masa libur Nataru.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat Nataru mendatang agar memantau prakiraan cuaca. Sebab diprediksi pada akhir tahun mendatang cuacanya agak kurang bersahabat, sehingga bisa mengambil langkah antisipasi ataupun alternatif perjalanan lainnya," katanya.

Ditegaskan oleh Yani dalam mewujudkan kelancaran lalu lintas saat angkutan Nataru mendatang pihaknya juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait.

Tidak hanya dengan Kepolisian, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Jasa Marga, Pertamina, Pengelola Tol Cipali, serta pengelola jalan tol lainnya. Ia juga menegaskan apabila terjadi cuaca ekstrem maka pemerintah akan melakukan pembatasan perjalanan terutama pada jalur penyeberangan antar pulau. Dan kepada pengguna sepeda motor yang akan melakukan perjalanan Nataru harus ekstra hati-hati.

"Kepada para pengguna sepeda motor kami mengingatkan, lebih baik tidak berangkat dari pada tidak pernah sampai," tutupnya.

Seperti yang diketahui bahwa Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) mengeluarkan hasil survei daring potensi pergerakan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024. Potensi pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 107,63 juta orang atau 39,83 persen dari total populasi nasional. Prediksi ini meningkat 143,65 persen dibandingkan prediksi tahun 2022 yang mencapai 44,17 juta orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.