Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter tegaskan penderita HIV/AIDS harus diberi vaksin tambahan

📅 Jumat, 01 Des 2023, 23:17 WIB | Oleh:
Dokter tegaskan penderita HIV/AIDS harus diberi vaksin tambahan Doc: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Sejumlah remaja yang berhias pelawak khas Bali berdiri di dekat poster peringatan Hari AIDS Sedunia 2023 di Denpasar, Bali, Jumat (1/12/2023).

Jakarta - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Teguh H Karjadi menegaskan bahwa orang dengan HIV/AIDS (ODHA) harus diberikan pelatihan untuk pengenalan infeksi dengan cara vaksinasi tambahan.

"Orang yang menderita HIV membutuhkan tambahan kekebalan, dan vaksinasi merupakan langkah yang sangat penting, seperti vaksin influenza, vaksin pneumonia, dan vaksin meningitis diperlukan untuk mencegah infeksi pada penderita HIV," kata Teguh dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Dia menilai meskipun tingkat CD4 yang merupakan indikator utama kekuatan sistem kekebalan tubuh itu tinggi, tetapi secara kualitas kekebalan tubuh ODHA tetap lemah, sehingga vaksinasi sangat diperlukan untuk memperkuat sistem kekebalan mereka.

"Tujuan dari vaksinasi ini adalah agar penderita HIV tetap sehat, produktif, dan menjalani kehidupan yang optimal, mirip dengan individu normal lainnya walaupun masih ada virus di dalam tubuh penderitanya," ujarnya.



Teguh menyoroti pentingnya vaksinasi influenza yang sebaiknya diberikan setiap tahun kepada ODHA guna mengurangi risiko terkena flu.

"Penderita HIV itu sangat rentan terkena flu, maka harus setiap tahun diberikan vaksin influenza," katanya.

Ia juga mengingatkan akan keparahan flu pada ODHA yang dapat berlangsung dalam waktu yang lama.

Lebih lanjut dia menekankan bahwa vaksin pneumonia juga memiliki peran penting bagi ODHA, mengingat risiko komplikasi yang cenderung lebih tinggi pada kelompok tersebut ketika terkena pneumonia.

"Orang penderita HIV itu sistem imunnya tidak sempurna, bukannya tidak ada, jadi potensi untuk terkena penumonia sehingga menimbulkan komplikasi lebih tinggi," ujar Teguh.

Teguh menambahkan vaksin hepatitis harus menjadi prioritas karena dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius seperti kanker hati, terutama jika ODHA terinfeksi hepatitis B atau C.

"Orang yang hidup dengan HIV sebenarnya masih bisa produktif. Mereka bukanlah orang cacat," kata Teguh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.