Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Lombok Tengah Gelar Fogging Cegah DBD

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 17:02 WIB | Oleh:
Dinkes Lombok Tengah Gelar Fogging Cegah DBD Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Petugas saat melakukan fogging di rumah warga di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/11).

PRAYA, LOMBOK TENGAH - Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan fogging di Desa Tanam Awu dan Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut dalam rangka mencegah terjadinya kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) para peralihan musim kemarau ke musim hujan.

"Hari ini kami melaksanakan fogging di Desa Bangket Parak dan Desa Tanak Awu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Suardi di Praya, Rabu (29/11).

Fogging tersebut dilakukan setelah adanya dugaan kasus suspek Deman Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di dua desa tersebut, sehingga diharapkan bisa mencegah terjadinya kasus DBD di daerah setempat.

"Agar wilayah itu bebas dari nyamuk penyebab terjadinya DBD," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sehingga bisa mencegah terjadinya perkembangbiakan nyamuk penyebab terjadinya DBD pada musim hujan.

Selai itu, untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus DBD di Lombok Tengah, pihaknya berharap kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk.

"DBD disebabkan oleh virus Dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes," katanya.

Oleh sebab itu, untuk mencegah nya dapat dilakukan melalui kegiatan menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas untuk mencegah gigitan nyamuk (Gerakan 3M). Penyebab terjadinya kasus DBD juga saat ini adalah faktor cuaca yakni hujan, panas dan hujan lagi.

"Gerakan 3M itu harus terus dilakukan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.