Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Pemkab Natuna Ciptakan Aplikasi Pemantauan Program Stunting

📅 Senin, 27 Nov 2023, 18:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Pemkab Natuna Ciptakan Aplikasi Pemantauan Program Stunting Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Rapat peluncuran aplikasi Sipenting.

Natuna - Keren, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menciptakan aplikasi yang berfungsi untuk mengkoordinasikan dan mensinkronkan program stunting antar-organisasi perangkat daerah (OPD), desa, dan kelurahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Boy Wijanarko di Natuna, Senin, mengatakan aplikasi ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah itu.

"Ini bukti kalau pemerintah serius menangani stunting," ucap dia.

Meskipun demikian, kata dia, untuk mewujudkan keseriusan tersebut juga diperlukan aksi nyata dari setiap OPD.

"Komitmen kita bersama, dengan penganggaran dari masing-masing OPD dan desa," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (BP3D) Natuna Moestofa Albakry mengatakan, aplikasi tersebut diberi nama Sipenting (Sistem Informasi Perencanaan Terpadu Cegah Stunting).

Latar belakang diciptakannya aplikasi tersebut, kata dia, karena pelaksanaan intervensi stunting di daerah itu belum berjalan dengan efektif akibat lemahnya koordinasi antara OPD dan aksi dari penurunan stuntingsehingga belum dilaksanakan secara terpadu.

"Manfaat dari aplikasi itu adalah bisa memudahkan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting," ucap dia.

Pada aplikasi tersebut, kata dia, akan tersajikan data penderita stunting mulai dari jumlah penderita, nama, dan tempat tinggal.

"Namun, namanya hanya inisial saja," ujar dia.

Menurut dia, di aplikasi tersebut juga diberikan kolom laporan setiap kegiatan stunting yang dilakukan oleh OPD, desa, dan kelurahan.

"Di aplikasi itu camat juga tahu apa saja kerja dinkes untuk menurunkan stunting," kata dia.
Oleh Muhamad Nurman

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.